Kerajinan Rutan Majene Juara Tiga Produk Unggulan Napi se-Indonesia
Karya kerajinan warga binaan Rutan Majene hanya diungguli oleh kerajinan warga binaan Lapas Pemuda Tangerang dan Rutan Manado.
Penulis: edyatma jawi | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUN-TIMUR.COM, MAJENE - Kerajinan karya warga binaan Rutan Kelas II B Majene berhasil menjadi yang terbaik ketiga di pameran produk unggulan narapidana di Plaza Perindustrian Jakarta.
Kreatifitas warga binaan Rutan Majene menyabet juara tiga kategori kerajinan. Adalah keranjang pakaian berbahan anyaman lidi kelapa yang membuahkan prestasi tersebut.
Karya kerajinan warga binaan Rutan Majene hanya diungguli oleh kerajinan warga binaan Lapas Pemuda Tangerang dan Rutan Manado.
"Untuk kategori kerajinan, juara satu diraih oleh produk lampu kerang Lapas Pemuda Tangerang dan juara dua, jam batok kelapa Rutan Manado," jelas Kepala Kanwil Kemenkumham Sulbar, Harun Sulianto, Jumat (29/3/2019).
Harun sangat bangga atas prestasi tersebut. Ia menilai, produk anyaman lidi Rutan Majene cukup berkualitas. Bahkan sudah dipajang di mall Sarinah Jakarta.
"Saya mengapresiasi atas capaian ini, karena untuk ikut serta dalam pameran ini saja harus sudah bersaing dengan 512 Lapas seperti Indonesia," ucapnya.
Kata Harun, produk yang akan tampil di pameran tersebut dikurasi oleh tim independen yang dibentuk panitia penyelenggara. Produk yang tidak berkualitas tidak diikutkan pada pameran produk unggulan tersebut.
Pameran produk unggulan napi se Indonesia dibuka oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Selasa lalu. Pada pemeran itu, Kemenkumham Sulbar menampilkan berbagai karya warga binaan. Diantaranya, roti dan kripik pisang Lapas Polewali, meja serbaguna Rutan Pasangkayu, tas rajutan tali Rutan Mamasa dan tempat tisu serbuk gergaji Rutan Mamuju.
"Tapi untuk kategori produk pangan, mebeler, karya seni, fashion dan souvenir hotel kita masih kalah," tutupnya. (Tribun Majene.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/karya-kerajinan-war.jpg)