Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dua Terduga Pembunuh Calon Pendeta di Ogan Komering Ilir Ditangkap, Benarkah Ada Motif Asmara?

Polisi akhirnya berhasil menangkap dua terduga pelaku pembunuhan calon pendeta Melinda Zidemi di Ogan Komering Ilir

Tayang:
Editor: Anita Kusuma Wardana
DOK PRIBADI
Dua Terduga Pembunuh Calon Pendeta di Ogan Komering Ilir Ditangkap, Benarkah Ada Motif Asmara? 

Sore sekitar pukul 16.00 perempuan muda yang berasal dari Nias Sumatera Utara itu datang ke Divisi 1 dari mess tempat tinggalnya di Divisi 4.

"Jaraknya sekitar 2 kilometer. Dia datang mau ngurus gereja bersama anak kecil sekitar 9 tahun. Saat itu saya lihat sendiri mereka datang saat saya sedang bongkar bibit," katanya.

Dari Divisi 1 sekitar pukul 17.00, Melinda dan anak kecil tadi pulang ke Divisi 4.

Di tengah perjalanan, keduanya dicegat dua orang laki-laki.

"Si anak berhasil meloloskan diri dan melapor ke Divisi 4," katanya.

Ternyata, NT ditemukan berjarak 100 meter dari tempat kejadian dengan kondisi terikat tali karet ban bekas.

Supriadi Kabid Humas Polda Sumatera Selatan mengungkapkan kalau pelaku mengira bahwa bocah tersebut sudah meninggal.

"Di luar dugaan pelaku bahwa korban NT yang selamat ini yang kini jadi saksi selamat, dan bisa melepaskan diri dan kabur," ungkapnya di Instalasi Forensik Rs Bhayangkara Palembang. Selasa (26/3/19).

NT mengalami luka-luka di punggung karena tubuhnya diseret menuju tempat semak-semak.

Korban juga masih mengalami trauma dan belum bisa dimintai keterangan.

Baca: Calon Pendeta Melinda Zidemi yang Dibunuh Ternyata Hendak Nikah Juni dan Ini Foto Kekasihnya

Baca: Fakta-fakta Pembunuhan Melinda Zidemi, Lulusan Sekolah Tinggi Teologi Injili Palembang

"Dan terdapat luka di punggung diduga karena diseret menuju tempat semak-semak dan ada dua TKP ya. Saat ini korban sudah kita amankan, kita rawat sampai pulih, dan kita mencari informasi sebanyak-banyaknya untuk
mengungkap kasus ini," tambahnya.

Ada Motif Asmara?

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan, pemeriksaan awal motif pembunuhan MZ diduga karena asmara sehingga pelaku menyimpan kebencian kepada korban.

"Mereka sama-sama satu wilayah (Kabupaten OKI). Diduga ada motif asmara,"kata Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Supriadi saat dikonfirmasi, Kamis (28/3/2019).

Namun, Supriadi belum bisa memberikan keterangan jelas motif asmara yang dimaksud karena masih dalam tahap pengembangan. 

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved