Kelurahan Salomenraleng Wajo Buat Inovasi 'Pak Iman'
Inovasi yang dibuat Lurah Solomenraleng, Andi Marzam Pallawagau yakni "Pak Iman" atau Penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Suryana Anas
TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Bagi anda masyarakat Kelurahan Salomenraleng, kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, tak perlu lagi antre dan menunggu lama untuk membuat Surat Keterangan Tidak Mampu/Miskin (SKTM).
Kini, dengan inovasi yang dibuat Lurah Solomenraleng, Andi Marzam Pallawagau yakni "Pak Iman" atau Penerbitan Surat Keterangan Tidak Mampu/Miskin Secara Instan.
Gagasan tersebut muncul agar masyarakatnya tidak lagi menunggu lama bahkan meninggalkan pekerjaan hanya untuk mengurus Surat Keterangan Tidak Mampu/Miskin (SKTM).
Baca: Sudah Tiga Tahun Jalan di Kampung Kamara Barru Rusak
Baca: Kabid Humas Polda Sulsel Ajak Personel Polres Jeneponto Bijak Bermedia Sosial
Baca: Suami Siti Zulaeha Beberkan Kebohongan Dosen UNM Wahyu Jayadi, Lantas Apa Penyebab Istrinya
"Umumnya, SKTM ini digunakan untuk berobat, mendaftar sekolah, dan mendapatkan bantuan. Jadi memang harus cepat karena terkait kemakmuran atau keberlangsungan hidup masyarakat kami," katanya, Kamis (28/3/2018).
Dengan inovasi tersebut, masyarakat yang hendak mendapatkan SKTM tidak perlu mendatangi kantor kelurahan. Cukup dengan mengirimkan Call Centre yang telah ditempel di setiap rumah warga dengan cara mengetik nama dan NIK.
Data yang diterima melalui call centre akan diinput ke aplikasi "Si-Kilat" atau Sistem Kinerja Lebih Cepat dan Inovatif, inovasi yang telah lebih dulu direalisasikan di Kelurahan Salomenraleng.
"Jika data yang dikirim pemohon dianggap valid, akan dilakukan pencetakan dokumen untuk ditanda tangani oleh Pejabat yang berwenang dan selanjutnya diantarkan ke alamat pemohon. Plus layanan ini sama sekali tidak dipungut biaya alias gratis," kata Andi Marzam Pallawagau.
Salah satu warga setempat, Rahmadillah yang telah menggunakan layanan tersebut menuturkan, inovasi yang digagas tersebut sangat bermanfaat dan memudahkan.
"Kami sangat terbantu dengan layanan seperti ini. Terlebih lagi tak ada biaya apapun," katanya.
Diketahui, 2017 lalu, aparat Kelurahan Salomenraleng juga mengeluarkan inovasi Si-Kilat.
Si-Kilat mencakup semua jenis pelayanan yang diperlukan masyarakat dan dilengkapi dengan data base kependudukan terupdate. Si-Kilat merupakan peraih Top Five Inovation Tingkat Kabupaten dan salah satu yang terpilih mewakili Wajo di tingkat Provinsi. Inovasi Pak Iman merupakan pengembangan dari inovasi Si-Kilat yang lebih dulu dicetuskan.
Kelurahan Salomenraleng berpenduduk 2.165 jiwa dari dua lingkungan. Warganya dominan berprofesi sebagai nelayan. (TribunWajo.com)
Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lurah-salomenraleng-andi-marzam-pallawagau.jpg)