Sekolah Swasta Jawara Seleksi OSN Kabupaten Maros
Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maros, menggelar seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP di SMPN 2 Unggulan Maros
Penulis: Ansar | Editor: Munawwarah Ahmad
TRIBUN MAROS.COM, TURIKALE - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Maros, menggelar seleksi Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SMP di SMPN 2 Unggulan Maros, Selasa (26/3/2019).
Nantinya, juara tingkat kabupaten akan mewakili Kabupaten Maros di tingkat provinsi sebelum berlaga di Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Prestasi SMPN 2 Unggulan Maros, menurun dua tahun terakhir.
Sekolah tersebut sudah dua kali gagal juarai Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingat SMP Maros.
Pengawas SMPN 2 Unggulan Yasin Limpo mengatakan, hasil OSN tingkat SMP tahun 2019 ini, menjadi pembelajaran berharga sekolahnya.
Melemahnya prestasi siswa unggulan Maros perlu disikapi secara serius.
Gelar sekolah unggulan harus tetap melekat di SMPN 2 Maros.
"Kami sebagai pengawas, prihatin dengan kondisi sekolah binaan. Sama sekali tidak masuk daftar terbaik pada ajang seleksi bergensi yang baru diumumkan," kata Yasin Limpo.
Saat ini guru, kepala sekolah dan orangtua harus berkerjasama untuk memacu ketinggalan prestasinya.
Setelah OSN, semua pihak dapat melihat sekolah berprestasi bukan lagi SMPN 2 Maros.
Tapi sekolah dari Mandai dan Lau.
"Juara OSN tahun ini, rerata dari sekolah swasta. Sementara negeri, sudah mulai dikalahkan," katanya.
Menurutnya, kegagalan SMPN 2 Unggulan Maros untuk meraih juara OSN dua tahun terakhir, perlu mendapat perhatian dari warga sekolah.
Label unggulan yang disandang, harus dipertahankan.
Guru dan kepala sekolah harus bekerja maksimal untuk mengejar ketertinggalan.
"Semua warga sekolah, harus bekerja ekstra supaya juara OSN tahun depan diraih oleh SMPN 2 Unggulan," katanya.
Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/sejumlah-siswa-smpn-sederajat-mengikiti-pembukaan-ons.jpg)