Kejati Usut Dugaan Korupsi 15 Proyek Pembangunan Puskesmas di Makassar

"Kepala Kejaksaan Tinggi sudah membentuk tim di Bidang Intelijen. Dan tim ini sudah mulai bekerja," kata Salahuddin.

Kejati Usut Dugaan Korupsi 15 Proyek Pembangunan Puskesmas di Makassar
Hasan Basri/Tribun timur
Puluhan mahasiswa mengatasnamakan Gerakan Pemuda Mahasiswa Indonesia (GPMI) berunjuk rasa di depan Kejati. Mereka mendesak agar proyek pembangunan Puskesmas diusut tuntas. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Intelijen Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat mengusut 15 proyek pembangunan Puskesmas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Proyek ini ditenggarai ada unsur penyimpangan yang mengarah pada tindak pidana korupsi yang merugikan uang negara bernilai miliaran rupiah.

Menurut Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin dalam laporan kasus yang diterima masih dalam tahap pengumpulan data dan keterangan di lapangan.

"Kepala Kejaksaan Tinggi sudah membentuk tim di Bidang Intelijen. Dan tim ini sudah mulai bekerja," kata Salahuddin.

Salahuddin mengatakan belum memastikan adanya unsur pidana dalam proyek itu, karena kasus ini baru tahap pengumpulan data dan keterangan di lapangan.

"Kita tunggu saja bagaimana hasilnya di lapangan dari tim Intelijen yang ditunjuk oleh pimpinan," paparnya.

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun kasus proyek pembangunan Puskesmas ini diduga bermasalah karena dari 15 hanya 3 unit yang selesai. Sementara sisanya bermasalah.

Hal itu terjadi lantaran 15 proyek itu sudah dilaporkan telah rampung 100 persen ke pejabat pembuat komitmen (PPK) dan PHO dengan realisasi pencairan anggaran sudah lunas.

Sementara di lapangan dari beberapa puskesmas itu ada enam proyek sudah menyeberang ke tahun anggaran selanjutnya karena tidak selesai.

Seperti; Puskesmas Kodingaren dengan nilai anggaran kontrak sebesar Rp 2,84 miliar. Lalu, Puskesmas Batua dengan nilai anggaran sebesar Rp 25,5 miliar.

Ada juga pembangunan puskesmas lain mendapat addendum  atau perpanjangan waktu pengerjaan yaitu, Puskesmas Pulau Kodingaren, Laying, Tarakang, Antang, Malimongan Baru, Pattingaloang, Pulau Kodingareng.

Bahkan dalam laporanya ke Kejati ditemukan ada puskesmas yang sudah selesai dibangun tetapi, sudah mengalami kerusakan.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: TRIBUNWIKI: Profil dan Perjalanan Karir Mulan Jameela, Lagi Rindu Suami

Baca: 13 April 2019 UTBK Siap Digelar, Intip Tips ini agar Lulus, Pendaftaran Gelombang ke-2 Sudah Dibuka

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved