Ikatan Adyaksa Dharmakarini Kejati Sulsel Bersih-bersih di Pelataran Pantai Losari

"Kalau ada dukungan pasti akan lebih baik. Makanya kita ajak Kejari Gowa dan Maros supaya diterapkan di daerahnya," ujar mantan Kejati Aceh ini.

Ikatan Adyaksa Dharmakarini Kejati Sulsel Bersih-bersih di Pelataran Pantai Losari
hasan/tribuntimur.com
Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat dipimpin istri Kepala Kejati Tarmizi, LilyTarmizi menggelar aksi Gerakan Indonesia Bersih di Kawasan Pantai Losari Makassar, Jumat (22/3/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat dipimpin istri Kepala Kejati Tarmizi, LilyTarmizi menggelar aksi Gerakan Indonesia Bersih di Kawasan Pantai Losari Makassar, Jumat (22/3/2019).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Kejati Sulselbar, Tarmizi dan jajaranya, pengurus IAD Kejaksaan Negeri Makassar, serta Wali Kota Makassar Danny Pomanto dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan diikuti ratusan petugas Dinas Kebersihan Pemkot Makassar.

Baca: Kapolda Sulsel Sebut Ada Tiga Tindak Pidana Dapat Menghambat Proses Pemilu 2019

Baca: Evi Masamba Cerai? Inilah Curhatan Derita Evi Disorot Netter, Bahas Tulang Rusuk & Maksud IG Suami

Tujuan Gerakan Indonesia Bersih ini untuk mendukung program dengan tema Makassar bersih dan Sulawesi Selatan lebih bersih" dengan cara mengumpulkan sampah yang berserahkan  di pelataran losari.

"Untuk mewujudkan gerakan ini kami mengajak ibu ibu IAD wilayah Sulsel untuk melaksanakan kegiatan ini," kata  Lili Tarmizi di sela sela kegiatan di Pelataran Pantai Losari.

Sementara Kepala Kejati Sulselbar, Tarmizi menambahkan gerakan yang dilaksanakan  ini bisa sebagai  sosialisasi kepada masyarakat untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang menjaga kebersihan.

Khususnya mengatasi dan mengurangi sampah plastik di kota daeng. "Sekecil apapun kalau ada kesadaran masyarakat menjaga kebersihan, tentutnya sampah di Makassar bisa teratasi dengan baik" kata Tarmizi.

Gerakan ini kata Tarmizi hendaknya tidak hanya di Makassar, tetapi perlu dukungan daerah lain, seperti Gowa dan Maros yang menjadi kota penyangga.

"Kalau ada dukungan pasti akan lebih baik. Makanya kita ajak Kejari Gowa dan Maros supaya diterapkan di daerahnya," ujar mantan Kejati Aceh ini.

Pentingnya mengatasi dan mengurangi sampah plastik karena sampah seperti  itu, sangt sulit didaur ulang, dilebur yang berdampak terhadap lingkungan.

Sehingga kata Dia perlu ada gerakan penggunaan kantong plastik dengan mengganti kertas yang mudah didaur.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: Pengumuman SNMPTN 2019 via snmptn.ac.id, Ini Link Unsri, UI, IPB, ITB, Undip, UGM, ITS, Unair, Unhas

Baca: Evi Masamba Hapus Foto-foto Suami di Instagram, Benarkah Rumah Tangganya Retak? Ini Buktinya

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved