Anak-anak Banyak Jadi Pencuri, Kasat Reskrim Polres Mamuju Minta Perhatian Pemkab

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah mengungkapkan, tidak kurang dari 10 kasus pencurian yang ditangani sejak

Anak-anak Banyak Jadi Pencuri, Kasat Reskrim Polres Mamuju Minta Perhatian Pemkab
nurhadi/tribunmamuju.com
Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Dalam tiga bulan terakhir atau Januari-Maret 2019, marak pencurian yang dilakukan anak di bawah umur di Mamuju.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah mengungkapkan, tidak kurang dari 10 kasus pencurian yang ditangani sejak Januari, yang dilakukan anak di bawah umur.

"Kalau penangkapan tidak kurang dari 10 dalam tiga bulan ini, tapi laporan polisi meningkat, seperti pencurian aki dan ponsel, setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku itu-itu juga,"ungkapnya.

Rata-rata mereka yang diamankan adalah anak yang putus sekolah dan tingkat kehidupan keluarganya yang tidak berkecukupan.

"Nah bagi saya ini harus ada solusi dari pemerintah setempat, karena yang kami tangani hanya proses hukumnya saja, untuk pembinaannya barang kali mohon bantuan pemerintah agar ada program pembinaan,"tuturnya.

Menurut AKP Syamsuriansyah, program pembinaan sangat perlu dilakukan oleh pemerintah terhadap anak di bawah umur yang terlibat sebagai pelaku pencurian.

"Dinas Sosial atau Pemberdayaan Perempuan dan Anak barang kali perlu lakukan itu, jika kami ada penangkapan di bawah umur, itu dapat dibina secara khusus,"imbuhnya.

Jika tidak demikian, menurut perwira polisi berpangkat tiga balok itu, pencurian yang dilakukan anak di bawah umur akan terus marak di Mamuju.

"Harus ada langkah kongkrit yang dilakukan pemerintah terhadap anak-anak agar bisa berubah, karena mereka ini adalah komplotan, beberapa diantara pelaku sudah berulang kali kita amankan,"ungkapnya.

Hasil interogasi kepolisian, rata-rata hasil curian anak di bawah umur, digunakan di warnet main game.

"Kemudian sebagian mereka gunakan untuk beli obat-obat terlaran, seperti Komix dan Lem. Nah jika tidak disakapi dengan serius, kasian generasi kuta,"tutur mantan Kasat Narkoba Polres Mamuju itu.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved