Pemateri Latihan Kader HMI Nasional, Kapolres Maros Bahas Radikalisme

Yohanes mengajak mahasiswa untuk berperan aktif menangkal paham radikalisme, dan meningkatkan sikap cinta tanah air.

Pemateri Latihan Kader HMI Nasional, Kapolres Maros Bahas Radikalisme
HANDOVER
Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard menjadi pemateri Intermediate Training atau latihan kader HMI tingkat nasional, di aula ATKP Kecamatan Mandai. 

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Kapolres Maros AKBP Yohanes Richard, menjadi pemateri Intermediate Training atau latihan kader HMI tingkat nasional, Selasa (19/3/2019).

Kegiatan yang dihadiri oleh 60 kader terbaik HMI tersebut, berlangsung di aula pertemuan kampus ATKP Kabupaten Maros, Kelurahan Bontoa, Mandai.

Kapolres menyampaikan materi wawasan kebangsaan kepada kader HMI.

Baca: Gaji Aparatur Sipil Negara Naik, Pemkab Maros Kucurkan Rp 4 Miliar

Baca: Jadwal Lengkap Liga Champions Babak 8 Besar Live RCTI, Spurs vs City, MU vs Barcelona

Yohanes mengajak mahasiswa untuk berperan aktif menangkal paham radikalisme, dan meningkatkan sikap cinta tanah air.

"Radikalisme sendiri memiliki makna paham yang menginginkan perubahan sosial politik dengan cara kekerasan atau drastis. Makanya kita semua harus menanhkalnya," ujar Yohanes.

Radikalisme tidak mewakili kelompok ataupun agama tertentu. Radikalisme mengarah pada tindakan terorisme, tidak dapat ditolelir.

Radikalisme harus tidak memiliki tempat di dunia ini.

Baca: KUA Lilirilau Akan Sosialisasikan Pencatatan Perkawinan di Desa

Untuk menciptakan Indonesia terbebas dari pengaruh radikalisme, ektrimisme dan terorisme, kerjasama semua pihak harus terjalin baik.

"Untuk menghindari paham radikalisme, campur tangan semua pihak baik itu eksekutif, legislatif, yudikatif, media dan warga dibutuhkan," kata Yohanes.

Berbagai pihak harus membuat terobosan dan program yang menyentuh kehidupan. Implementasi program harus berlanjut, dengan sasaran untuk penghapusan radikalisme.

"Tidak hanya tugas polisi dan pemerintah saja. Namun juga perlu adanya kerjasama semua pihak agar radikalisme tidak dapat berkembang ditengah-tengah kita", kata Kapolres.(*)

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: LTMPT Ingatkan Jadwal Penutupan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019, Intip Persaingan Saintek dan Soshum

Baca: Ada Apa? KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Ruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,Terlibat?

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved