Jalan Mulus di Mamasa Baru 19,28 Persen
Menurut Ramlan, yang menjadi tantangan dalam peningkatannya adalah letak geografis, struktur tanah dan biaya konstruksi yang besar.
Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejumlah ruas jalan status provinsi di Kabupaten Mamasa belum memadai, Bupati Mamasa dan Gubernur Provinsi Sulbar pun saling minta.
Bupati Mamasa, H. Ramlan Badawi menyebutkan, panjang jalan dalam status kabupaten di Mamasa, yaitu 649,77 Km, kondisi saat ini yang status baik, hanya mencapai 19,28 persen, selebihnya masih rusak berat.
"Ini adalah pekerjaan berat, namun demikian, ke depannya akan diprioritaskan," sebut Ramlan saat menyampaikan sambutannya pada rapat paripurna dewan, di GTM Convention Hall Center, Mamasa, Sulbar, Senin (11/3/2019).
Menurut Ramlan, yang menjadi tantangan dalam peningkatannya adalah letak geografis, struktur tanah dan biaya konstruksi yang besar.
Hal itupun menjadi pergumulan besar bagi pemerintah Kabupaten Mamasa kata dia.
Kondisi jalan ini kata Ramlan, menjadi issu sentral dalam pembangunan di tengah keterbatasan anggaran dan APBD.
Demikian pula pembangunan jalan nasional dan provinsi, yang sangat diharapkan perbaikannya.
Ia menyebutkan, jalan nasional Mamasa-Toraja sepanjang 45 Km, masih dalam kondisi rusak berat.
Hal serupa yang terjadi ruas jalan Tabone-Nosu, Mambi-Matangga dan ruas Mambi-Ulu Manda' yang merupakan status jalan provinsi.
Olehnya itu, Ramlan meminta agara ada perhatian serius dari pemerintah provinsi Sulbar dan pemerintah pusat
"Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Mamasa sangat mengharapkan bantuan dan perhatian dari pemerintah pusat dan Provinsi," pintanya.
Ramlan juga menyebutkan, selain infrastruktu jalan, hal lain yang menjadi permasalahan besar adalah, sebagian besar masyarakat belum menikmati jaringan telekomunikasi.
Hal itu diakibatkan karena berhentinya pembangunan tower, sekalipun telah diusulkan, kepada Pemprov dan Pusat, namun hingga saat ini belum juga terealisasi.
Menaggapi hal itu, Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Muh. Andi Ali Baal Masdar pun meminta agar pemerintah Kabupaten Mamasa menerbitkan surat keputusan (SK) terkait status jalan yang menjadi tanggung jawab provinsi.
Menurutnya, Pemrop Sulbar akan memprioritaskan pembanguan infrastruktur di Mamasa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ali-dan-ramla.jpg)