Akbar Faisal Akan Hadiri Undangan Bawaslu Kota Makassar

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Akbar Faisal penuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar

Akbar Faisal Akan Hadiri Undangan Bawaslu Kota Makassar
abd azis/tribuntimur.com
Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Akbar Faizal berjanji membongkar kasus dugaan korupsi proyek irigasi di Bulukumba senilai Rp 49.819.000.000 miliar. Hal itu disampaikan di Hotel Grand Claro, Jl AP Pettarani, Kota Makassar, Minggu (13/1/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Akbar Faisal mengungkapkan pemanggilannya oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar terkait video yang beredar dari Rektor UNM, Prof Husain Syam.

"Meski saya bertanya dalam hati, pada bagian mana yah keterkaitan saya. Katanya saya disebut itu dalam pembicaraan orang yang sedang bercanda," kata Anggota Komisi III DPR RI ini, Selasa (5/3/2019).

Ia mengakui tak mengerti mengapa juga dipanggil.

"Saya tak ngerti, bagaimana orang dipanggil? Saya mau bertanya ini kepada Pak Dicky (Kadiv Humas Polda Sulsel), tentang penyelidikan,"katanya.

Ia mengatakan, pemanggilan seorang anggota DPR RI harus harus persetujuan presiden.

"Seorang anggota DPR (dipanggil) dan mendapatkan persetujuan dari mahkamah kehormatan dewan, sudah dibatalkan MK," katanya.

Menurutnya, tak gampang memanggil anggota DPR.

"Saya belajar melihat hukum dan saya akan datang insya allah. Datang ramai-ramai," katanya.

Akbar mengungkapkan, surat pemanggilan dirinya, Kamis (7/2/2019).

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved