Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Petani di Kabupaten Soppeng Rela Jual Murah Jagungnya Demi Pupuk

Sejumlah petani jagung di Kecamatan Lilirilau, masih mengeluhkan murahnya harga jagung di Kabupaten Soppeng.

Penulis: Sudirman | Editor: Munawwarah Ahmad
Humas Kementan
Tanaman Jagung 

TRIBUN-TIMUR.COM,LILIRILAU - Sejumlah petani jagung di Kecamatan Lilirilau, masih mengeluhkan murahnya harga jagung di Kabupaten Soppeng.

Petani jagung di Lilirilau Lantur, mengatakan, harga jagung di Lilirilau masih tetap Rp 2.200 / Kg.

Bahkan sejumlah petani di Lilirilau, terpaksa menjual murah jagungnya kepada pedagang.

"Sudah ada petani yang jual murah jagungnya. Apalagi bulog belum turun membeli jagung petani," tambah Lantur,  Senin (4/3/2019). 

Petani yang menjual jagungnya dengan harga murah karena, banyaknya kebutuhan lainnya yang harus dibayarkan.

Seperti halnya, petani sudah harus membayar pupuk.

Selain itu, petani juga harus membayar ojek kendaraan pengangkut.

"Kami juga harus membayar warga yang melakukan panen jagung," tambah Lantur.

Lantur berharap, bulog segera turun ke lapangan untuk menstabilkan harga jagung.

"Hari Jumat janjinya bulog mau turun membeli jagung. Namun hingga hari ini, bulog belum kunjung datang," tambah Lantur.

Laporan Wartawan TribunSoppeng @ sudi zne.

Baca: VIDEO: Sortir Surat Suara di Soppeng Libatkan 100 Warga

Baca: Gerindra Soppeng Cari 1.566 Saksi, Taufik Kahar: Setiap TPS Ditugaskan Dua Saksi

Baca: RESMI RILIS Redmi Note 7 Pro Ada 5 Warna, Kamera 48 MP Rp 2 Jutaan, Cek Bedanya dengan Redmi Note 7

Baca: Kala Puisi Neno Warisman Disebut Sadis dan Biadab, Fadli Zon Minta Buya Syafii Belajar Sastra Puisi

 Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved