Kisah Pilu Remaja 13 Tahun Urus 2 Adik usai Ditinggal sang Ibu, Hanya Punya Rp 44 Ribu untuk Makan
Pepatah Kasih Ibu Sepanjang Masa tak bisa dirasakan Velin Rossi Pontoh (13) bersama kedua adiknya
"Mau tidak mau saya harus mengurus adik-adik saya. Meski adik Amelia sedang sakit, saya harus mengurusnya," tambah Velin.

Velin Rossi Pontoh (13) yang harus mengurus dua orang adiknya Zivilia Anggraini Taib (6) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan. (Akun Facebook Junita Thomas)
Dikatakan oleh Velin, Amelia yang masih berusia 1 tahun 9 bulan, sakit setelah sang ibu kembali beberapa saat ke rumah dan kemudian pergi kembali.
"Mungkin dia rindu mama," kata Velin.
Selama ditinggalkan oleh sang ibu, Vellin menjelaskan bahwa adiknya itu hanya diberikan minum air putih saja.
"Kondisinya kian hari kian parah, tadi saja dia sudah muntah, saya kasih bubur dan dia muntah," kata Velin.
Tidak hanya Amelia yang sakit setelah ditinggalkan oleh sang ibu, Zivilia yang baru berusia 6 tahun juga meronta pada Velin.
Zivilia menuturkan bahwa ingin ke sekolah bersama dengan teman-temannya.
"Ia ingin sekali ke TK bersama teman-temannya, tapi sudah tak bisa karena ibu sudah tak ada," kata Velin.
Namun, meskipun ditinggalkan oleh sang ibu, Velin mengaku tidak menaruh dendam pada sang ibu.
Ia dan adik-adiknya mengaku selalu mendoakan sang ibu, agar kembali lagi ke rumah bersama dengan mereka.
"Tiap malam saya selalu ajak adik berdoa, saya minta Tuhan tolong bawa kembali ibu saya, " kata Velin.

Velin Rossi Pontoh (13) yang harus mengurus dua orang adiknya Zivilia Anggraini Taib (6) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan. (Akun Facebook Junita Thomas)
Baca: Link Baru Pendaftaran UTBK untuk SBMPTN 2019, Ini Hal-hal yang perlu Kamu Perhatikan saat Mendaftar
Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 Dimulai dari Qatar Siapa Kandidat Juara Selain Marquez dan Rossi?
Baca: Video dan Postingan Pertama Syahrini - Reino Barack Setelah Nikah di Tokyo, Incess Pakai Jilbab
Diceritakan oleh Velin, selama ini sang ibu tidak pernah jahat pada Velin.
Velin juga menuturkan bahwa sang ibu selalu perhatian padanya dan sang adik.
"Ibu hanya marah kalau saya jatuhkan adik, " kata Velin.
Dijelaskan oleh Velin, sang ibu sebelumnya berjualan rokok di proyek dekat rumah mereka.