Pilpres 2019
Catat! Ini 10 Janji Capres Jokowi jika Terpilih Lagi, dari Kurangi Kemiskinan hingga Internet Cepat
Joko Widodo menyampaikan Pidato Kebangsaan di Sentul International Convention Center (SICC), Jawa Barat, Minggu (24/2/2019).
"Tahun ini program Mekaar akan ditingkatkan menjadi 10 juta penerima dari sebelumnya 4 juta. Sehingga 10 juta ibu-ibu akan mampu meningkatkan usahanya hingga 4 sampai 5 kali lipat," ujar Jokowi.
"Tahun depan, UMi juga ditingkatkan untuk menjangkau lebih banyak lagi perempuan yang berjuang untuk keluarga," tambah dia.

4. Sertifikasi tanah dan konsesi lahan
Selain itu, Jokowi juga membanggakan kemajuan program pembagian sertifikat tanah yang dilakukan pemerintah. Pada 2017, kata dia, pemerintah telah membagikan 5 juta sertifikat untuk masyarakat.
"Sebanyak 7 juta lebih di tahun 2018 dan kita akan membagikan target kita tahun ini 2019, 9 juta sertifikat harus dibagikan kepada rakyat. Tahun depan, 11 juta sertifikat harus dibagikan kepada rakyat," kata Jokowi.
Jokowi mengatakan, sertifikat tanah penting untuk memberikan kepastian hukum bagi pemiliknya.
Sertifikat tanah juga bisa digunakan warga untuk mengakses permodalan dengan menjadikannya sebagai agunan.
Hal ini yang menjadi alasan pemerintah gencar membagikan sertifikat tanah untuk rakyat. Selain sertifikat tanah, Jokowi juga menyinggung program kehutanan sosial. Jokowi mengatakan pemerintah telah membagikan konsesi untuk masyarakat di sekitar hutan.
"Kita bagikan 2,6 juta hektar konsesi seperti ini. Dari 12,7 juta hektar yang sudah kami siapkan tapi belum dibagi. Ini adalah konsesi tanah untuk rakyat. Konsesi tanah untuk rakyat kecil!" kata Jokowi.
5. Dana desa akan capai Rp 400 triliun
Kata Jokowi, separuh penduduk Indonesia tinggal di desa dengan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dari kota.
Oleh karena itu, program dana desa akan dilanjutkan untuk membuka konektivitas antar desa. Selain itu juga untuk membuka lapangan pekerjaan di desa-desa.
"Selama 4 tahun ini dana desa telah mencapai Rp 187 triliun. Jalan, jembatan desa terbangun, posyandu, PAUD, air bersih, sanitasi meningkat, ekonomi desa berkembang, pendapatan masyarakat desa meningkat," ujar Jokowi.
Pengangguran juga diklaimnya menurun. Jokowi menargetkan pada periode selanjutnya dana desa bisa mencapai Rp 400 triliun.
"Dalam lima tahun ke depan, kami rencanakan Rp 400 triliun total dana desa. Dengan pemanfaatan yang semakin baik, kemakmuran rakyat akan semakin merata," kata dia.