Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Sinopsis, Trailer, dan Pemain di Foxtrot Six, Film Action Indonesia Berstandar Hollywood

Penggarapan film ini memang dilakukan dengan standar Hollywood, dimana segala sesuatunya benar-benar diperhatikan secara detail.

Tayang:
Penulis: Ina Maharani | Editor: Ina Maharani
internet
Adegan dalam Foxtrot Six 

TRIBUN-TIMUR.COM - Film Foxtrot Six tayang mulai Kamis (21/2/2019) di bioskop-bioskop di Indonesia, termasuk Makassar.

Walaupun melakukan proses syuting di Indonesia, film yang berdurasi sekira 1,5 jam hasil kerjasama MD Entertainment dengan rumah produksi asal Amerika, Rapid Eye, ini sepenuhnya berdialog bahasa Inggris.

Penggarapan film ini memang dilakukan dengan standar Hollywood, dimana segala sesuatunya benar-benar diperhatikan secara detail.

Sehingga cita rasa Hollywood sangat terasa dalam film yang diproduseri langsung oleh Mario Kassar yang juga sempat menjadi produser untuk Film Terminator 2 dan Film Rambo.

 

Sinopsis

Salah seorang pemain Verdi Solaiman seperti dilansir tribunnews.com menjelaskan bahwa Foxtrot Six merupakan sebuah film yang mencoba menggambarkan Indonesia, dengan rentan waktu 12 tahun kedepan.

"Film Foxtrot Six ini cerita Indonesia kedepan diambang kehancuran karena kekuasaan jatuh di tangan yang salah. Nah, tim Foxtrot Six atau kami berenam mencoba mencoba menggulingkan pemerintahan yang korup ini," kata Verdi Solaiman ketika berkunjung ke kantor redaksi, Senin (4/2/2019) bersama Oka Antara dan Chicco Jerikho, saat mempromosikan film 'Foxtrot Six'.

"Kita berenam spesial force atau tim spesialis ingin menembus dosa, karena sebelumnya memang membantu penguasa negara ini," timpal Oka Antara.

Verdi menjelaskan awal mula cerita ini datang dari Randy sang sutradara. Ide dibuat sekitar 10 tahun lalu, yang mulanya dibuat dalam sebuah film pendek.

"Kemudian Randy ini bertemu dengan produser film Hollywood, Mario Kassar. Dipresentasikan lah film ini yang kemudian Mario mau membantu Randy untuk garap film ini menjadi kenyataan. Randy juga membuat ceritanya selama 10 tahun. Sehingga, karakter yang dibintangi disini pun sangat kuat dan ceritanya memang masuk ke diri kami masing-masing sebagai pemain," jelasnya Verdi.

"Karena memang ada ketakutan mengenai Indonesia di masa depan, yang tidak merebutkan tanah dan minyak lagi. Negara yang punya empat musim, disitu pula menjadi pemerintah negara bisa menetukan harga pokok makanan. Sehingga berlomba menjadi penguasa. Sehingga salah pilih kuasa," lanjutnya.

Verdi menambahkan, bahwa dalam film yang menggambarkan Indonesia belasan tahun ke depan, akan lebih dikendalikan oleh berkembangnya tekhnologi.

Sebab, Verdi mengatakan kalau spesial force ini akan menghadapi musuh-musuh yang memang berbeda, seperti tentara setengah robot, pembunuh bayaran yang memang tiba-tiba bisa menghilang, dan lain sebagainya.

"Karena memang film ini kebanyakan menggunakan CGI. Sehingga, ada beberapa adegan yang para pemainnya menggunakan green screen. Ya hanya melakukan gerakan tetapi nantinya setelah melalui proses editing, akan melawan musuh-musuh tersebut," ucap Verdi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved