Lagi, Masa Transisi Darurat Bencana Sulteng Diperpanjang Hingga 24 April 2019

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah kembali memperpanjang masa transisi darurat bencana.

Lagi, Masa Transisi Darurat Bencana Sulteng Diperpanjang Hingga 24 April 2019
TRIBUN TIMUR/ABDUL HUMUL FAAIZ
Suasana Anjungan Nusantara Palu pascabencana, Selasa (19/2/2019). Sebelum diterjang tsunami pada 28 September 2019 lalu, kawasan ini merupakan salah satu tempat refreshing dan bermain yang sangat digemari. (Tribunpalu.com/Abdul HUmul Faaiz) 

Dalam rapat, Longki meminta pendapat serta tanggapan dari dari beberapa penganggung jawab di masa transisi darurat.

Mengingat perpanjangan tahap I transisi darurat yang akan berakhir tanggal pada 23 Pebruari 2019 mendatang.

Diantaranya, Kepala Satker PUPR, terkait sejauh mana persiapan penyelesaian huntara.

Pun penanganan pengungsi oleh Dinas Sosial.

Khususnya dalam hal pemberian santunan dan dana stimulan.

"Anggaran digunakan melalui DSP, sehingga harus dipergunakan pada masa transisi darurat. Untuk itu perlu tanggapan," kata Longki seperti yang tertulis dalam rilisnya.

Pada saat dengar pendapat, banyak peserta rapat meminta agar masa transisi darurat diperpanjang.

Hal itu dikarenakan masih ada sebagian pekerjaan yang belum terselesaikan.

Saat memimpin rapat, Wakil Presiden RI Yusuf Kalla menelpon Gubernur Longki terkait penanganan dampak bencana.

Kata Longki, JK mengarahkan soal pemenuhan kelengkapan huntara, seperti listrik dan Air Bersih.

"Wapres menyampaikan akan menginstruksikan kepada Dirut PLN agar secepatnya memenuhi seluruh kebutuhan listrik di huntara," katanya.

"Dan juga mempersilahkan untuk memperpanjang status transisi darurat," tambahnya.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Follow juga akun instagram tribun-timur.com:

A

Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved