Pemuda Enrekang: PSSI Harus Direformasi Total

Dengan menyingkirkan orang-orang yang terlibat dalam politik praktis dan para pelaku pengaturan skor.

Pemuda Enrekang: PSSI Harus Direformasi Total
muh asiz albar
Pemuda Enrekang, Jahidin. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan mafia pengaturan skor sepak bola di Indonesia.

Hal itu pun mengundang reaksi beragam dari sejumlah pencinta sepak bola tanah air.

Baca: Kepala Divisi Yankum Sulsel Sosialisasi Zona Integritas di Rutan Kelas IIB Enrekang

Baca: Semarak Milenial Road Safety Festival, Polwan Pimpin Senam Kolosal di SMAN 2 Enrekang

Salah satunya adalah pemuda Enrekang, Jahidin. Menurutnya, pengaturan skor di dunia sepak bola Indonesia memang sulit diberantas.

Itu lantaran pengaturan skor dunia sepak bola Indonesia sudah menjadi rahasia umum dan telah mengakar dari pusat hingga ke daerah.

Apalagi, pengaturan skor sudah menjadi kebutuhan ekonomi dan ladang penghasilan yang besar bagi pelaku sepak bola.

Baca: Cetak Pemimpin Masa Depan Bangsa, KKLP STAI Algazali Bulukumba Gelar LDK

Bahkan menurut Jahidin, mau dikunci dari sisi manapun akan sulit lantaran semua elemen mungkin sudah terlibat.

"Berantas pengaturan skor di Indonesia memang sulit, karena sudah nendara daging mulai dari pengurus PSSI, manager klub, wasit dan bahkan mungkin pemain," kata Jahidin, Minggu (17/2/2019).

Olehnya itu menurut Jahidin, diperlukan reformasi total di tubuh PSSI mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Baca: Debat Pilpres 2019, KPU Hilangkan Penonton Dibelakang Peserta, Link Live Streaming Pukul 20.00 WIB

Dengan menyingkirkan orang-orang yang terlibat dalam politik praktis dan para pelaku pengaturan skor.

"Saya kira PSSI harus direfomasi total kalau ingin bagus, sebaiknya pengurus PSSI diserahkan ke yang memang paham sepak bola dan tidak bisa dintervensi," ujar Jahidin.*/(tribunenrekang.com)

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com @whaiez

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved