Prabowo Ditolak Jumatan di Masjid Kauman, Dahnil: Tenang, Beliau Shalat Hadap Kiblat Bukan ke Kamera
Ketua Masjid Agung Semarang KH Hanief Ismail menyatakan keberatan adanya rencana Capres 02 Prabowo Subianto jumatan di Masjid Kauman Semarang Besok
Ichwan menerangkan, secara hukum yang akan menentukan apakah shalat jumat Prabowo berisi kampanye atau tidak adalah kewenangan Bawaslu.
Dari hasil komunikasinya, dia mendapat informasi bahwa Bawaslu Kota Semarang akan melakukan pengawasan acara tersebut.
“Bawaslu Kota Semarang akan mengawasi.
Tadi saya mendapat balasan begitu dari ketua Bawaslu Kota Semarang.
Apakah akan ada tindakan pencegahan atau pelarangan, mari kita serahkan ke pihak berwenang yaitu Bawaslu,” tutur komisioner Panwaslu Kota Semarang tahun 2012-2014 ini.
Rencana Prabowo shalat jumat di Masjid Kauman Semarang telah diumumkan besar-besaran.
Sejumlah pamflet diketahui telah disebar di seantero Kota Semarang.
Termasuk ditempel di beberap kampus dan masjid.
Pamflet dan ajakan ikut shalat jumat bersama Prabowo itu juga telah viral di media sosial.
Sejak Rabu (13/2/2019) pagi, sejumlah pemilik akun Facebook, Twitter, dan Instagram mengunggah pamflet tersebut.
Tanggapan Juru Bicara Prabowo-Sandi

Dihubungi Wartakotalive.com, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak menangapi keberatan takmir Masjid Kauman Semarang.
Menurut Dahnil Anzar Simanjuntak, sebagai seorang muslim, Prabowo Subianto akan Salat Jumat di masjid terdekat dengan lokasi pidato kebangsaan menjelang debat putaran kedua.
"Bila yang terdekat adalah Masjid Kauman Semarang tersebut, maka beliau akan salat Jumat di situ. Kalau ada yang lebih dekat, tentu akan salat jumat di masjid terdekat," ujar Dahnil Anzar Simanjuntak.
Karena itu, kata Dahnil Anzar Simanjuntak, tidak ada orang yang bisa melarang Prabowo Subianto untuk beribadah sebagai seorang muslim.