Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Menghabiskan Akhir Pekan di Wisata Paralayang Matantimali Sulteng

Berada di perbukitan Kabupaten Sigi dengan ketinggian kurang lebih 1500 meter di atas permukaan laut (Mdpl), objek wisata ini memang menjadi lokasi

Tayang:
Penulis: abdul humul faaiz | Editor: Imam Wahyudi
Menghabiskan Akhir Pekan di Wisata Paralayang Matantimali Sulteng - para1.jpg
Faiz/tribunpalu.com
Suasana perkemahan di kawasan paralayang andalan Sulawesi Tengah
Menghabiskan Akhir Pekan di Wisata Paralayang Matantimali Sulteng - para2.jpg
Faiz/tribunpalu.com
Suasana perkemahan di kawasan paralayang andalan Sulawesi Tengah
Menghabiskan Akhir Pekan di Wisata Paralayang Matantimali Sulteng - para3.jpg
Faiz/tribunpalu.com
Suasana perkemahan di kawasan paralayang andalan Sulawesi Tengah
Menghabiskan Akhir Pekan di Wisata Paralayang Matantimali Sulteng - para5.jpg
Faiz/tribunpalu.com
Suasana perkemahan di kawasan paralayang andalan Sulawesi Tengah

Laporan Wartawan Tribunpalu.com, Abdul Humul Faaiz

TRIBUN-TIMUR.COM, SIGI - Empat bulan pascabencana, sejumlah kawasan wisata di Sulawesi Tengah, mulai ramai dikunjungi.

Salah satunya objek wisata Paralayang Wayu, atau orang lebih cenderung menyebutnya Matantimali.

Ratusan tenda tampak kembali memadati area perkemahan di kawasan paralayang andalan Sulawesi Tengah itu.

Warga berduyun-duyun datang sejak sore hingga malam hari.

Bahkan, sekitar pukul 23.00 wita, pengunjung masih terus berdatangan.

Wisata Paralayang Matantimali ini, berlokasi di Desa Wayu, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi.

Berada di perbukitan Kabupaten Sigi dengan ketinggian kurang lebih 1500 meter di atas permukaan laut (Mdpl), objek wisata ini memang menjadi lokasi kemah andalan bagi warga Palu dan sekitarnya.

Pasalnya, selain memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta olahraga paralayang, Matantimali juga menyuguhkan pemandangan Kota Palu secara lanscape yang begitu mempesona.

Objek wisata ini memang begitu dicintai oleh warga.

Pasalnya, selain aksesnya yang mudah, lokasi ini juga dekat dari Kota Palu yang hanya berjarak 7 kilometer

Jika menggunakan kendaran roda dua, pengunjung hanya menghabiskan waktu selama 1 jam perjalanan untuk bisa sampai ke lokasi perkemahan ini.

Dalam perjalanan menuju Matantimali, pengunjung disajikan pemandangan yang begitu indah.

Hamparan persawahan dan panorama lembah palu akan menemani anda selama perjalanan.

Namun pengujung yang menggunakan roa dua, diingatkan agar lebih berhati-hati dan mengontrol kecepatan karena kondisi jalan masih sempit.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved