Warga Sekitar Kampus Tahu Kematian Taruna ATKP Makassar dari Facebook

"Kasusnya baru ditahu lewat Facebook pak, nanti besoknya lagi lewat televisi baru kami tahu ada kasus didalam," ujar Mala

Warga Sekitar Kampus Tahu Kematian Taruna ATKP Makassar dari Facebook
Darul/Tribun
Kampus Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Makassar, kembali normal pasca kematian satu tarunanya, Aldama Putra (19), Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kasus kematian salah seorang taruna di ATKP Makassar, menghebohkan warga Makasar, Minggu (3/2/2019) malam lalu.

Lewat media sosial (Medsos) Facebook, kasus penganiayaan berujung kematian taruna junior tingkat satu, Aldama Putra (19) mulai dibiralkan oleh warga net.

Baca: Aura Kasih Blak-blakan Bahas Gosip Video Porno dengan Ariel NOAH hingga Jadi Pacar Raffi Ahmad

Beda halnya dengan warga yang tinggal di sekitar Akademi Teknik Keselamatan Penerbangan (ATKP) Kota Makassar, di Jl Salodong, Kecamatan Biringkanaya.

Menurut salah satu warga, Mila (27) kasus tersebut baru diketahui melalui Medsos Facebook, Selasa (5/2) malam, sekaligus lewat media online dan TV.

"Kasusnya baru ditahu lewat Facebook pak, nanti besoknya lagi lewat televisi baru kami tahu ada kasus didalam," ujar Mala saat ditemui di kampung Untia.

Baca: Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan 26: Manchester City vs Chelsea, MU Menang Lagi?

Seperti diketahui, jarak kampung Untia dengan kampus ATKP dan PIP Makassar tidak begitu jauh. Karena untuk masuk ke dua kampus itu harus lewati Untia.

Jarak kampung Untia ke gerbang PIP Makassar lalu didapati lagi ATKP, harus melewati gerbang PIP. Gerbang ini jarak dari kampung Untia sekitar 500 meter.

Baca: Viral di Grup WhatsApp (WA), Video Pengendara Hancurkan Motornya, ini Penyebabnya Menurut Polisi

Sedangkan untuk jarak kampung Untia ke area kampus ATKP yang berada tepat belakang PIP Makassar. Jaraknya sekitar 1 Kilometer dari ujung kampung Untia.

Mila mengaku, baru tahu mobil polisi berlalu-lalang, Senin (4/2) pagi, didepan kampung Untia. Itu karena soal kasus kematian taruna junior, Aldama Putra.

Baca: BTN Support Pengembang Indonesia, Edwars: Sulsel Kami Beri Porsi Gede

"Pantas itu hari, pagi-pagi banyak mobil polisi yang berlalu-lalang, padahal ada kasus pembunuhan didalam kampus ini, rabu pagi juga masih ada," jelas Mala.

Seperti diketahui, Minggu (3/2/2019) malam lalu, salah satu taruna tingkat 1 di ATKP, Aldama Putra (19) meninggal, usai dianiaya seniornya, M. Rusdi. (21).

Baca: Adu Gaya Istri-istri Bos Stasiun Televisi Indonesia, Dari Surya Paloh hingga Chairul Tanjung

Kasus ini pun ditangani oleh penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar dan Rusdi, ditetapkan sebagai tersangka, atas perbuatan yang dilakukannya.(*)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved