Tak Hanya Soal Filsafat, Doktor Ahli Ekonomi ini Bongkar Kehebatan Rocky Gerung yang Lain
Rocky Gerung hanya me-retweet (mengunggah ulang) kicauan dari Chatib tersebut.
Tak Hanya Soal Filsafat, Doktor Ahli Ekonomi Dr Chatib Basri Bongkar Kehebatan Rocky Gerung yang Lain
TRIBUN-TIMUR.COM - Ekonom Dr Chatib Basri membongkar sosok pengamat politik Rocky Gerung.
Hal ini diungkapkan Chatib Basri melalui Twitter miliknya, @ChatibBasri, Kamis (7/2/2019).
Mulanya ia mengomentari sebuah komentar dari netizen @oilgas170845.
Dalam balasannya pada netizen itu, Chatib mengatakan sosok Rocky Gerung yang dianggapnya baik sekali soal matematika.
Ekonom senior itu juga menerangkan dirinya bersama Rocky bersama di Fakultas Teknik.
Baca: Sudah 2 Kali, Ternyata ini Alasan Rocky Gerung Acungkan 1 Jari Bersama Pendukung Jokowi di Sela ILC
"Rocky justru memiliki logika dan pemahaman yang baik sekali soal matematik.
Dia pernah di fakultas teknik.
Tahun 1990 an saya bersama @rockygerung dan Alm. Dr. Sjahrir pernah menulis paper soal kemiskinan dan pemerataan.
Itu mungkin awal ide Amartya Sen coba diterapkan disini," tulis Chatib Basri.
Melihat dirinya sedang dibicarakan oleh Chatib Basri, Rocky Gerung tidak memberikan jawaban atas kicauan Chatib.
Rocky hanya me-retweet (mengunggah ulang) kicauan dari Chatib tersebut.

Kicauan Chatib Basri komentari Rocky Gerung (Capture Twitter @Chatibbasri)
Baca: Pengacara Rocky Gerung Khawatir Jack Boyd Lapian Bakal Laporkan Maruf Amin karena Ahok, Kok Bisa?
Sebelum Chatib Basri, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD juga pernah berkomentar soal sosok Rocky Gerung.
Hal ini bermula saat Rocky Gerung menyebut nama Mahfud MD dalam sebuah pemberitaan.
Rocky Gerung mengatakan sempat ingin jadi tim sukses Mahfud MD bila terpilih menjadi calon wakil presiden.
Mahfud lalu menjawab dirinya sudah lama mengenal Rocky Gerung.
Bahkan, Mahfud juga pernah memiliki pengalaman bersama Rocky ketika dihadirkan sebagai ahli oleh pihak yang berperkara saat Mahfud masih berada di MK.
Baca: Bukan Hanya Bekas Asisten Dosen Rocky Gerung, Ternyata Donny Gahral Mantan Suami Politisi Cantik ini
"Saya sudah lama kenal @rockygerung . RG orang baik yang selalu bersikap bebas.
Waktu di MK saya senang jika RG yang dihadirkan sebagai Ahli oleh pihak yang berperkara karena mempertajam analisis untuk membuat vonis.
Kadang saya dan RG beda pendapat tapi kami tetap obyektif untuk saling paham sikap masing-masing," tulis Mahfud MD, (2/2/2019).

Kicauan Mahfud MD komentari Rocky Gerung (Capture Twitter @mohmahfudmd)
Berikut sederet fakta tentang Rocky Gerung, seperti dilansir TribunJogja.
1. Lahir di Manado
Rocky lahir di Manado pada 20 Januari 1959.
Saat ini ia sudah genap berusia 59 tahun.
2. Lulusan Universitas Indonesia (UI)
Rocky menempuh pendidikan S1 di UI pada tahun 1986.
Ia kemudian memperoleh gelar sarjana sastra dari universitas tersebut.
3. Seorang Dosen
Saat ini, Rocky menjadi dosen di Departemen Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI.
Ia juga merupakan peneliti di Perhimpunan Pendidikan Demokrasi (P2D).
Namun Kepala Humas Universitas Indonesia Rifelly Dewi Astuti mengatakan status Rocky di UI juga sebagai dosen tidak tetap.
"Beliau sudah lama tidak mengajar di UI, sehingga status beliau tidak aktif menjadi dosen UI," katanya.
4. Rektor UI sebut Hoax
"Gimana jadi dosen? Orang jadi dosen itu kan, syaratnya harus S2. (Jadi) Pecat gimana? Itu hoax," kata Rektor UI, Prof. Muhammad Annis.
Karena itu, ia mengharapkan, tidak ada yang mengkaitkan antara UI dengan Rocky Gerung.
Meski demikian, UI tetap mengakui Rocky merupakan salah satu alumni.
"Ya enggak lah (dosen). Alumni UI, ya jelas, Kapan pun dia alumni," ujar.
5. Aktivis Sejak Zaman Orde Baru
Saat Pilkada DKI Jakarta berlangsung pada tahun 2017 lalu, Rocky pernah mendapat surat terbuka dari perancang desain sepatu Niluh Djelantik.
Di surat yang ditulis di Facebook itu Niluh mengungkapkan kekecewaannya terhadap Rocky dan beberapa aktivis lain, karena membiarkan kampanye bernuansa sektarian terjadi.
Padahal, Niluh dan Rocky merupakan aktivis satu generasi sejak zaman Orde Baru, yang memperjuangkan nilai-nilai sama, yakni Hak Asasi Manusia (HAM), non-diskriminasi, non-sektarianisme, antikekerasan, sensitif gender, serta tata pemerintahan yang baik.
Namun kini, para aktivis itu sudah memihak pada kelompok tertentu.
6. Kritis Terhadap Pemerintahan Jokowi
Selama ini, Rocky sering berkomentar kritis terhadap Presiden Joko Widodo.
Belum lama ini, Rocky menyebut tangan dan otak Jokowi tidak sinkron saat Presiden mengungkapkan pendapatnya, tentang pidato Prabowo, tuduhan PKI, dan hal bernuansa SARA lainnya.
Namun, Rocky kemudian menghapus kicauan itu.
7. Bimbing Dian Sastro
Rocky Gerung mengatakan jika artis Dian Sastro dulu merupakan mahasiswa bimbingannya.
hal tersebut ia ungkapkan melalui akun Twitternya yang diunggah pada Minggu (15/4/2018).
Awalnya Rocky Gerung menanggapi sebuah postingan tentang mantan mahasiswanya. Mahasiswa tersebut mengatakan bagaimana Rocky Gerung ketika mengajar di kelas.
Ia mengatakan jika Rocky Gerung adalah satu-satunya dosen yang dikawal dua doktor jika mau mengajar.
Tak hanya itu, diungkapkan jika melawan Rocky Gerung debat di kelas tidak boleh diam, harus dibalas dan main logika.
Semakin diam akan semakin habis 'dibancaki' oleh Rocky Gerung.
Menanggapi hal itu, Rocky Gerung kemudian mentakan jika dirinya suka dengan mahasiswa yang gila.
@rockygerung: Gue demen mahasiswa gila.
Akun @Bagol62 kemudian menyinggung Dian Sastro yang juga pernah menjadi mahasiswanya.
@Bagol62: Hahaha....@DianSastroFC Mahasiswa Anda Prof...Apa dia Jg Gila....hihihi.
Rocky Gerung lantas memberikan komentar jika Dian Sastro juga gila dan berotak tajam.
@rockygerung: Ya, Dian Sastro juga gila. Saya pembimbing skripsinya. Otaknya tajam, @therealDiSastr
(TribunWow.com/Tribun Timur)