Ngeri! 12 Ribu Kantong Darah di China Terpapar HIV-AIDS

Awal Februari 2019 ini, otoritas hukum setempat, sudah menjatuhkan hukuman penjara kepada 80 karyawan Changchun Changsheng Biotechnology.

Ngeri! 12 Ribu Kantong Darah di China Terpapar HIV-AIDS
www.shutterstock.com
ILUSTRASI - Waspada, 5 obat darah tinggi ini ditarik BPOM dari peredaran, alasannya bisa sebabkan kanker 

SHANGHAI, TRIBUN-TIMUR.COM – Komisi Nasional Kesehatan (NHC) pemerintah Republik Rakyat China (RRC), pekan ini memulai investigasi peredaran 12.000 kantung plasma darah yang diduga terpapar virus HIV-AIDS.

Kantung plasma darah diproduksi pabrik farmasi milik negara, Shanghai Xinxing Pharmaceutical ini, diduga sudah beredar di separuh provinsi di China.

Dilansir Channel News Asia, Kamis (7/2/2019), bahwa sejak Rabu (6/2/2019), otoritas penyidik bidang kesehatan negara, memulia penyidikan setelah menerima temuan laboratorium di sebuah rumah sakit, bahwa kantung plasma darah kemasan itu, positiv virus HIV.

Plasma darah itu berisi sel Immunoglobulins semacam antibodi yang diproduksi dari darah pendonor aktif.

Baca: Patokannya Sama-sama Bulan, Tahun Baru China dan Tahun Baru Islam! Tapi Kok Tidak Bersamaan Ya?

Baca: Waspada, 5 Obat Darah Tinggi Ini Ditarik BPOM dari Peredaran, Bisa Beresiko Kanker

Saripati darah ini diyakini bisa menjadi imun atau penghambat berkembangnya pathogen aneka penyakit seperti arthritis dan pemicu kanker

Melansir Beijing News, temuan kantung darah terpapar HIV itu dengan nomor register (batch number) 20180610Z yang dikemas dalam kantung vacuum kapasitas 12,229 50ml.

Masa kadaluarsa kantung plasma yang diawetkan di freezer ini hingga 8 Juni 2021.

Sejauh ini, tulis Beijing News, belum ada pasien yang dilaporkan terkontaminasi darah bervirus HIV ini.

Pihak penyedik memfokuskan pengambilan sampel kantun darah di sebuah klinik dan pusat pengendali penyakit di Provinsi Jiangxi, China.

Mengutip pakar kesehatan negara, otoritas dari NHC meyakini bahwa risiko kantung darah itu memicu infeksi HIV sangat minim.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved