PSM Makassar
Menang Tipis dari Kalteng Putra, CEO PSM: Penyelesaian Akhir Perlu Dibenahi!
Menurut Appi sapaan Munafri, PSM harusnya bisa menang lebih dari satu gol andai lini depan mampu memaksimalkan sejumlah peluang.
Penulis: Alfian | Editor: Nurul Adha Islamiah
Laporan Wartawan Tribun Timur, Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin, tampaknya belum puas dengan performa Wiljan Pluim Cs meskipun mampu melaju ke babak 16 besar Piala Indonesia pasca menundukan Kalteng Putra 1-0, Minggu (3/2/2019), di Stadion Mattoangin.
Menurut Appi sapaan Munafri, PSM harusnya bisa menang lebih dari satu gol andai lini depan mampu memaksimalkan sejumlah peluang.
"Harusnya bisa lebih dari satu gol, tapi kita syukuri dan kita sdh masuk ke 16 besar. Kita tinggal tunggu undiannya. Kita bertemu dgn siapa nanti," ujarnya.
Baca: Meski Kalah 1-0, Gomes Akui PSM Kesulitan
Baca: TRIBUNWIKI: Ini Profil Pelatih PSM Makassar Darije Kalezic, dari Bosnia ke Belanda, Sampai Saudi
Baca: PSM Makassar Pastikan Tiket 16 Besar Piala Indonesia 2019
Sehingga hal yang paling menurutnya saat ini yakni membenahi penyelesaian akhir.
"Penyelesaian akhir msh butuh dibenahi lagi. Dan rotasi pemain harus dimaksimalkan, untuk itu diperlukan tim untuk lebih sering bersama. Memaksimalkan semua apa yg kita miliki," tutupnya.
Jalannya Laga
PSM Makassar mengunci satu tiket ke babak 16 Besar Piala Indonesia setelah mengalahkan tamunya Kalteng Putra.
PSM Makassar unggul tipis 1-0.
Berkat gol striker anyarnya Eero Markkanen. Gol ini sekaligus pembuktian Eero Markkanen untuk mencuri hati fans PSM Makassar.
Dengan keunggulan 1-0, maka PSM Makassar lolos ke babak berikutnya berkat kemenangan aggregat 3-1. PSM Makassar juga menang di kandang Kalteng Putra 2-1.
PSM Makassar akhirnya sukses memecah kebuntuan atas lawannya Kalteng Putra.
Skor 1-0 untuk keunggukan PSM Makassaratas Kalteng Putra pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2019 di Stadion Mattoanging, Makassar, Minggu (3/2/2019).
Adalah Eero Markkanen yang sukses mencetak gol pada menit 67.
Gol tersebut lahir hasil umpan Taufik Hidayat dan berhasil disundul Markkanen.
Gol dari Markkanen sekaligus menjawab ketajaman eks pemain Real Madrid Castilla itu.
Sebab pada leg pertama di Stadion Tuah Pahoe, dua gol hasil sepakannya membentur mistar gawang. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/eero-markkanneng-psm.jpg)