Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinkes Wajo Fogging di SDN 287 Wage Saat Jam Belajar, Siswa Berhamburan

Puluhan siswa SDN 287 Wage, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, berhamburan keluar ruangan, Jumat (01/02/2019).

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan | Editor: Munawwarah Ahmad
Hardiansyah Abdi Gunawan
Siswa SDN 287 Wage berhamburan ketika petugas fogging mendatangi sekolahnya, Jumat (01022019). 

Laporan wartawan Tribun Timur, Hardiansyah Abdi Gunawan

TRIBUN-WAJO.COM, SABBANGPARU- Puluhan siswa SDN 287 Wage, Kecamatan Sabbangparu, Kabupaten Wajo, berhamburan keluar ruangan, Jumat (01/02/2019).

Kegaduhan itu bersamaan dengan dengung bising mesin fogging yang dinyalakan dua orang lelaki berbaju biru.

Salah seorang guru di SDN 287 Wage, Andi Sessu cukup heran dengan kedatangan petugas fogging dari Puskesmas Keliling Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo.

Tak ada sosialisasi, tak ada imbauan, tak ada pemberitahuan.

"Ini tiba-tiba, tidak ada pemberitahuan langsung saja datang," katanya saat ditemui di SDN 287 Wage.

Andi Sessu menyebutkan, memang ada salah satu siswanya DBD.

Saat ini, siswa tersebut masih dirawat di RSUD Lamaddukelleng.

"Ada siswa kami yang kena DBD," katanya.

Riuh siswa bercampur riuh mesin alat fogging.

Asap berbau insektisida menyebar di pekarangan sekolah.

Dirinya berharap, intansi terkait, seperti Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo berharap menggiatkan sosialisasi.

"Kita harap ada sosialisasi, ada pemberitahuan sebelumnya. Sebab ini juga sangat baik. Jangan langsung tiba-tiba datang saat siswa belajar," katanya.

Sembari mencari daerah rawan berkembangnya nyamuk Aedes Aegypti, muasal dari penyakit deman berdarah atau DBD, dua petugas tersebut enggan memberikan keterangan lebih lanjut.

Belakangan, di Kabupaten Wajo, angka kasus DBD meningkat.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved