Jokowi - Maruf Amin Terancam Kalah? Lihat Angka Hasil Survei Terbaru Puskaptis, Sangat Tipis
Hasil survei Pilpres 2019 oleh Puskaptis, suara Jokowi - Maruf Amin selisih tipis dengan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
JAKARTA, TRIBUN-TIMUR.COM - Hasil survei Pilpres 2019 oleh Puskaptis, suara Jokowi - Maruf Amin selisih tipis dengan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Lembaga survei Puskaptis merilis hasil survei mengenai tingkat keterpilihan atau elektabilitas paangan calon dalam Pemilu Presien 2019.
Dalam survei tersebut pasangan Jokowi - Maruf Amin masih unggul dengan perolehan 45,90 persen suara.
Sementara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno memperoleh 41,80 persen suara dan yang belum menentukan pilihan sebanyak 12,30 persen suara.
Baca: Artis Saphira Indah Meninggal Dunia Sementara Hamil 6 Bulan, Meroket di Eiffel Im in Love dan GGS
Baca: Ria Ricis Konflik dengan Henny Rahman, Disebut Sukses Tapi Tak Punya Attitude, Ada Masalah Apa?
Baca: Ada Apa? Hotman Paris Mendadak Kritik Pembangunan Jalan Tol Siapa Disinggung Siapa Didukung?
Baca: Hasil & Video Gol Liga Inggris, Chelsea Dibantai Bournemouth, Liverpool Seri Spurs Menang, Klasemen
Baca: Kronologi Remaja 18 Tahun Bunuh Ibu Kandung Gara-gara Tak Diberi Uang Beli Bensin, Penjelasan Polisi
Dengan kata lain, selisih elektabilitas keduanya tinggal 4,1 persen.
Direktur Eksekutif Puskaptis, Husin Yazid mengatakan banyak latar belakang yang membuat responden kemudian memilih Prabowo-Sandi.
"Di antaranya menginginkan perubahan dan presiden baru, sosok Prabowo-Sandi dipandang mampu memperbaiki kondisi ekonomi saat ini serta memiliki karakter tegas dan berwibawa," katanya dalam siaran persnya, Selasa, (29/1/2019).
Sementara itu mereka yang memilih Jokowi karena menganggap calon petahan tersebut mampu melanjutkan pembangunan, merakyat, dan berpengalaman.
"Selisih antara keduanya yang sangat tipis, sebagai petahana karena tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kebijakan ekonomi rendah," katanya.
Dalam survei tersebut diketahui juga bahwa terdapat 46,61 persen yang menginginkan Jokowi jadi presiden lagi.
Angkat tersebut menurutnya bukan angka yang aman bagi calon, apalagi untuk petahana.
"Perbedaan tingkat elektabilitas di bawah 10 persen dapat disimpulkan belum unggul secara signifikan dari calon pasangan nomor 2, mengingat waktu masih tersisa tiga bulan kedepan. Artinya masih terbuka peluang dalam meraih simpati publik dalam mengejar ketertinggalan bagi pasangan Prabowo-Sandi, " pungkasnya.
Survei Puskaptis dilakukan pada 8 sampai 14 Januari 2019.
Survei dilakukan secara proporsional di 34 provinsi yang punya hak pilih dalam Pilpres 17 April 2019, yaitu mereka yang telah berusia 17 tahun atau sudah menikah dan terdaftar di KPU sebagai pemilih ketika survei dilakukan.
Survei menggunakan metode random di tingkat kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa, kampung/RW/RT, dengan penyebaran wilayah di 50 persen perkotaan dan 50 persen pedesaan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/jokowi-1-3012019.jpg)