Legislator DPRD Sulsel Minta Pemerintah Perhatikan Pelanggaran Bangunan di Tepi Sungai Jeneberang

"Kami sudah rapatkan dengan pihak Balai Besar, dan memang banyak warga membangun di bibir sungai, itu melanggar," kata legislator Partai Nasdem ini.

Legislator DPRD Sulsel Minta Pemerintah Perhatikan Pelanggaran Bangunan di Tepi Sungai Jeneberang
amiruddin/tribunsidrap.com
Ramli Manong (kanan) dan Muslim Salam berfoto dengan latar mobil berbranding RMS. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, Muslim Salam menganggap pembangunan di bantaran Sungai Jeneberang banyak melanggar.

Menurut aturan Peraturan Menteri (Permen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 28/PRT/M tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sugai dan Garis Sempadan Danau, jarak minimal pembangunan berjarak maksimal 10 meter.

Baca: 645 Rumah Warga Kurang Mampu di Luwu Utara Diperbaiki

Baca: Penghasilan 10 Youtuber Populer Indonesia, Ria Ricis Bisa Kantongi Rp 43 Miliar per Tahun

Baca: Bawaslu Soppeng Bakal Rekrut 783 Pengawas Tempat Pemungutan Suara

Kemudian garis sempadan paling sedikit berjarak 15 meter untuk kedalaman lebih 3 meter sampai 20 meter dan paling sedikit berjarak 30 meter untuk kedalaman di atas 20 meter paling sedikit berjarak 30 meter.

"Kami sudah rapatkan dengan pihak Balai Besar, dan memang banyak warga membangun di bibir sungai, itu melanggar," kata legislator Partai Nasdem ini.

Ia mengatakan, perlu ada ketegasan dari pemerintah untuk memindahkan mereka yang membangunkan di bibir sungai.

Baca: Tolak Remisi Pembunuh Wartawan Radar Bali, Jurnalis dan LSM di Barru Unjuk Rasa di Tugu Payung

"Itu tidak boleh karena aturannya paling minimal pembangunan di belakang tanggul ," katanya.

Ia juga mengatakan, perlu juga ada Perda yang mengatur pembangunan di dekat aliran dan menjaga alam sekitar sungai.(*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved