Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kunjungi Korban Banjir di Perumahan Bung, Danny: Kami Punya Aspirasi

"Kami sudah punya aspirasi, ini mesti ditanggul, karena sungai Tallo Ini kan berhubungan dengan Bili-bili, ini semua kan terhubung langsung,"

Tayang:
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Nurul Adha Islamiah
Darul/Tribun
Walikota Makassar Danny Pomanto (baju putih) saat berkunjung ke Perumahan Bung Permai, Kecamatan Tamalanrea, Makassar. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Walikota Makassar Moh Ramdhan Pomanto atau Danny Pomanto mengungkapkan, sudah punya aspirasi untuk pembangunan tanggul.

Hal tersebut diungkapkan Danny Pomanto, saat mengunjungi korban bencana banjir di Perumahan Bung Permai, Kecamatan Tamalanrea, Jumat (25/1/2019) sore.

"Kami sudah punya aspirasi, ini mesti ditanggul, karena sungai Tallo Ini kan berhubungan dengan Bili-bili, ini semua kan terhubung langsung," ungkap Danny.

Baca: Alat Pemandu Pesawat AirNav di Palisi Rusak, Begini Kondisi Penerbangan

Baca: Kamu Anak Kos? Intip Kiat Hidup Sehat Ini, Terpenting Rajin Makan Buah di Musim Hujan

Baca: 4 Fakta dan Kehebatan Pasukan Siluman Kopassus Sat 81: Bergerak Rahasia dan Misterius

Untuk memastikan itu, Danny mengaku sudah melihat bagaimana sumbatan-sumbatan di beberapa titik di Makassar yang mengakibatkan bencana banjir.

"Saya kemarin sama pak kejati dan pak kapolres, saya kira kita memang perlu duduk bersama mencari solusi, dan balai tidak boleh dipersalahkan," lanjut Danny.

Soal banjir di Bung, Danny menilai banjir Bung karena pengaruh dari sungai Tallo secara langsung, hingga menyebabkan luapan sungai ke rumah warga Bung.

Akibat dari luapan sungai Tallo masuk ke rumah warga di Bung karena tidak ada tanggul penyanggal di bibir sungai Tallo, ditambah lagi curah hujan cukup tinggi.

"Karena pada posisi-posisi ini curah hujan tinggi, jangankan drainase, sungai Tallo saja tidak bisa menampung, maka limpahannya ke sini (Bung)," jelas Danny.

Danny ke Bung untuk mengecek suplay makan dan kesehatannya warga, juga obat-obatan agar warga bisa terjamin kesehatannya terjaga dengan baik.

Sementara itu, Sekertaris Kecamatan (Sekcam) Tamalanrea, A. Salman Baso mengatakan, pihaknya sudah mendata korban terkena dampak Banjir di Bung.

"Data yang diperoleh, disini (Bung) ada empat ratus KK (kepala keluarga), jiwa kurang lebih 2000, rumah kurang lebih 600 yang terendam," ungkap Salman.

Untuk itu, pihak Kecamatan Tamalanrea telah membuka Posko bagi korban di Perumahan Bung. Termaksud menerima keluhan warga yang terkena dampak ini.

Lanjut Salman, termaksud buka dapur umum, menyiapkan bahan mentah dari warga yang menyumbang, diantaranya seperti mi, telur, minyak dan beras.

"Semua buka posko kelurahan masing-masing, posko induk ada di kecamatan. Masing-masing dari posko pemerintah juga mendrop ini makanan siap saji, siang dan malam," lanjutnya. (dal)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved