Jual 25 Amunisi Kaliber 9 Mm di Facebook, Tiga Warga Palopo Diamankan Polisi

Dua warga Jl Nonci itu diamankan lantaran menjual sebanyak 25 amunisi kaliber 9 Mm dimedia sosial facebooknya.

Jual 25 Amunisi Kaliber 9 Mm di Facebook, Tiga Warga Palopo Diamankan Polisi
Humas Polres Palopo
Jual 25 Amunisi Kaliber 9 Mm di Facebook, Tiga Warga Palopo Diamankan Polisi 

Laporan Wartawan TribunPalopo.Com, Hamdan Soeharto.

TRIBUNAPALOPO.COM, WARA - Warga Palopo berinisial AS (18) dan HA (30) diamankan di Mapolres Palopo Jl Opu To Sappaile, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Jumat (25/1/2019).

Dua warga Jl Nonci itu diamankan lantaran menjual sebanyak 25 amunisi kaliber 9 Mm dimedia sosial facebooknya.

Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Ardy Yusuf menjelaskan, kronologi diamankannya dua warga Palopo itu bermula adanya laporan akun facebook bernama Gandy Ag Pratama menawarkan amunisi kaliber 9 Mm dengan harga Rp 1 juta di Grub Facebook Palopo Dagang.

Baca: UPDATE Bencana Banjir dan Longsor di Gowa, BNI Peduli Bantu Pakaian Sekolah Hingga Jumlah Korban

Baca: Dua Ton Logistik Diterbangkan ke Korban Longsor di Bungaya Gowa

Baca: Angkasa Pura Salurkan Bantuan Senilai Rp 50 Juta untuk Korban Banjir Maros

Pemilik akun facebook itu menulis 'dari pada tinggal mending diuangkan saja, Jual Cepat amunisi Kaliber 9mm'.

Dengan adanya postingan itu, tim Polres Palopo melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pemilik akun facebook tersebut.

"Setelah kami selidiki dan berhasil mengetahui keberadaan pelaku lalu kami amankan di Jl Andi Djemma (depan Hotel Platinum) Kota Palopo," katanya.

Dari keterangan kedua pelaku itu, amunisi tersebut diperoleh dari seorang teman berinisial AA yang tinggal di Jl Ahmad Yani (asrama Subdenpom) Kota Palopo.

Pengakuannya AA menyuruh kedua pelaku lainnya untuk menjual amunisi tersebut Rp 400 atau Rp 500 ribu, yang kemudian dijual difacebook dengan harga Rp 1 juta.

Selanjutnya Polres Palopo kembali melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan AA di Jl Andi Djemma.

Saat diamankan AA mengaku amunisi itu adalah milik almarhum mertuanya Pensiunan Subdenpom Palopo.

"Saat ini tiga pelaku masih berada di Mapolres Palopo untuk pemeriksaan lebih lanjut," tutup AKP Ardy Yusuf. (*)

Penulis: Hamdan Soeharto
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved