Delapan Korban Longsor di Gowa Ditemukan Anjing Pelacak
Anjing K9 ini diterjunkan di lokasi longsor Dusun Pattiro Desa Pattalikang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryad
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polisi menerjunkan anjing pelacak (Tim K9) dalam proses evakuasi pencarian korban timbunan longsor di wilayah dataran tinggi Kabupaten Gowa.
Selama tiga hari diterjunkan, anjing pelacak dari Ditsabhara Polda Sulsel ini berhasil menemukan beberapa titik dan telah dilakukan evakuasi terhadap 8 orang korban yang tertimbun tanah longsor. Tim K-9 tersebut dipimpin langsung oleh Direktur Sabhara Polda Sulsel Kombes Pol Jhony Triharto.
“Kami melibatkan anjing pelacak dengan harapan dapat mempercepat pencarian korban yang masih tertimbun tanah longsor,” kata Direktur Sabhara Polda Sulsel Kombes Pol Jhony Triharto.
Anjing K9 ini diterjunkan di lokasi longsor Dusun Pattiro Desa Pattalikang Kecamatan Manuju Kabupaten Gowa. Sebanyak 23 orang tertimbun longsor pada Selasa (22/1/2019).
Hingga hari Jumat (25/1/2019), sembilan orang telah berhasil ditemukan dan dievakuasi. Delapan diantaranya berkat kinerja anjing pelacak Polda Sulsel yang mengendus bau jenazah yang tertimbun.
Diketahui, anjing pelacak ini bergabung dengan Tim Evakuasi yang dipimpin oleh Wakil Bupati Gowa Abd. Rauf Malaganni, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Nur Subekhi, dan Wakapolres Gowa Kompol Muh. Fajri Mustafa.
Selain itu, Polres Gowa juga melibatkan Tim DVI Polda Sulsel untuk membantu percepatan proses identifikasi apabila ditemukan jenazah korban yang tertimbun longsor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/tim-k-9-anjing-pelacak.jpg)