Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akad Massal Sakatama Diikuti 125 User di Hotel Sarison

Owner PT Sanusi Karsa Tama, H Salam mengemukakan, akad yang dilaksanakan di awal tahun ini berkisar 150 user.

Tayang:
Penulis: Sukmawati Ibrahim | Editor: Munawwarah Ahmad
PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) Makassar
PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) Makassar mengelar akad massal bersama Bank BTN Cabang Makassar di hotel Sarison, Jl Perintis Kemerdekaan KM 13 No 78, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (2312019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Sukmawati Ibrahim

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- PT Sanusi Karsa Tama (Sakatama) Makassar mengelar akad massal bersama Bank BTN Cabang Makassar di hotel Sarison, Jl Perintis Kemerdekaan KM 13 No 78, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (23/1/2019).

Dihadiri Kakanwil Bank BTN Wilayah V Edward Alimin Syarif, Ketua DPD REI Sulsel H M Sadiq, Branch Manajer Bank BTN diwakili DBM Busenes Teguh Wahyudi dan notaris Novianty fathiyah.

Owner PT Sanusi Karsa Tama, H Salam mengemukakan, akad yang dilaksanakan di awal tahun ini berkisar 150 user.

"Untuk hari ini sekitar 125 user dengan lokasi yang dipilih perumahan Bukit Kapuk Indah dan Bumi Salam Sejahtera Land Mandai," katanya melalui pesan Whatsapp pada Tribun Timur, Rabu (23/1/2019).

"Para user yang sedang mengikuti akad ini masih berlaku harga lama dam kami juga memberikan garansi 15 tahun melalui zona komplaint," lanjutnya.

Ia menambahkan, garansi yang diterapkan Sakatama ini akan dicabut bila user atau konsumen tidak menempati rumahnya selama tiga bulan.

Sementara Ketua REI Sulsel, H M Sadiq mengeemukakan, target perumahan bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Sulsel dalam tahun 2019 berkisar 25.000 unit.

Lokasinya tersebar di seluruh Kabupaten di Sulsel, namun titik terbanyak berada di Gowa dan Maros.

Menurutnya hal ini merupakan bentuk dukungan program nasional sejuta rumah yang telah digaungkan sejak 2015 lalu.

"Patut dipahami masyarakat juga bahwa, setiap tahun target rumah subsidi semakin meningkat jumlah unitnya namun harga jual dari tahun ke tahun pun turut meningkat karena adanya kenaikan spefikasi dan biaya lainnya serta perhitungan inflasi," katanya.

Diketahui, harga jual rumah subsidi setiap tahunnya meningkat. Dimana di tahun 2017 REI mematok harga Rp 129 juta, 2018 Rp 136 juta dan di tahun 2019 naik 7 persen atau sekitar Rp 146 juta.

Kemudian, Kakanwil Bank BTN wilayah V, Edward Alimin mengaku salut dengan kegiatan akad ini.

"Saya berterimakasih kepada pengembang perumahan, khususnya PT Sanusi Karsa Tama yang telah mendukung program sejuta rumah ini," katanya.

Ia menambahkan, pertumbuhan rumah subsidi di Sulsel cukup besar, seiring dengan tingginya minat masyarakat memilki rumah, terutama bagi MBR.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved