Kapolres Mamuju: Perusakan APK Nasdem Sulbar Tidak Berlatar Politik

Pelaku perusakan baliho Alat Peraga Kampanye (APK) partai Nasdem Sulawesi Barat, berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Mamuju.

Kapolres Mamuju: Perusakan APK Nasdem Sulbar Tidak Berlatar Politik
Nurhadi
Pelaku perusakan baliho APK Partai Nasdem Sulbar, digirin oleh anggota Satreskrim Polres Mamuju, dari ruangan tahanan menuju tempat press rilis, di halaman Mapolres, Jl Ks Tubun, Rimuku, Sabtu (1912019). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Pelaku perusakan baliho Alat Peraga Kampanye (APK) partai Nasdem Sulawesi Barat, berhasil diringkus oleh Satuan Reskrim Polres Mamuju.

Pelaku berinisial AR warga Desa Bambu, Kecamatan Mamuju. Diringkus oleh Unit Tim Phyton Polres Mamuju, Jumat (18/1/2019) kemarin.

Baca: Kisah Anak Yatim Piatu Bawa Jasad Ibu dengan Sepeda Lalu Kuburkan Ibunya Sendirian di Hutan

Baca: 12 Grup Kpop Makassar Unjuk Diri di Ritelaku K-Pop Dance Competition

Baca: Fakta-fakta Pembebasan Abu Bakar Baasyir, Minta Waktu 3 Hari hingga Rencananya Lanjutkan Hidup

Baca: Tak Diberi Uang Beli Sabu, Pemuda Pampang Ini Tega Pukul Orang Tuanya Pakai Linggis

Baca: Camilan Enak, Stik Pisang Keju Cuma Rp 8 Ribu di Refa Mart Kafe Pangkep

Baca: Wapres JK Dijadwalkan Buka Mubes IMMIM, Mobil Water Canon Siaga di Flyover Makassar

Kapolres Mamuju AKBP Mohammad Rivai Arvan menegaskan, tak ada motif politik dalam insiden perusakan baliho APK Nasdem, Sulbar dan sejumlah baliho Caleg Nasdem.

"Pelaku ini adalah seorang ASN. Motif dia melakukan penrusakan karena sakit hati setelah dimutasi menjadi staf biasa di kantor Kecamatan Mamuju,"kata AKBP Mohammad Rivai Arvan, saat pres rilis di Mapolres, Jl Ks Tubun, Kelurahan Rimuku, Sabtu (19/1/2019).

Arvan mengatakan, pelaku berhasil diungkap setelah melakukan penyelidikan secara intensif selama satu minggu, pasca dilaporkan oleh Pengurus DPW Nasdem Sulbar.

"Penangkapan ini berkat dukungan masyarakat, karena gambar audio visual pelaku saat melakukan penrusakan diperoleh melalui CCTV warga,"ujarnya.

"Memang kita melakukan penyelidikan secara bertahap dan sangat hati-hati, karena ini bersinggungan dengan masa kampanye, kita ingin pastikan apakah betul berlatar belakang politik atau tidak,"tambahnya.

Namun, setelah diselidiki oleh penyidik Satuan Reskrim Polres Mamuju, ternyata penrusakan tersebut tidak dilatar belakangi politik. Tapi sakit hati.

"Jadi saya ulangi tidak dilatar belakangi oleh politik, murni karena kecewa. Ia merasa yang membuat dia kecewa adalah yang punya baliho, sebagaimana kita ketahui bupati Pak Habsi adalah ketua Nasdem Sulbar,"kata dia.

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved