Polres Mamuju Utara Amankan Empat Pelaku Ilegal Logging

Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Mamuju Utara, mengamankan empat orang pelaku illegal logging yang diduga hasil pembalakan liar di Pasangkayu

Polres Mamuju Utara Amankan Empat Pelaku Ilegal Logging
Nurhadi
Barang bukti kayu hasil pembalakan liar yang diamankan oleh Polres Mamuju Utara. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, PASANGKAYU - Satuan Reskrim (Satreskrim) Polres Mamuju Utara, mengamankan empat orang pelaku ilegal logging yang diduga hasil pembalakan liar di Kabupaten Pasangkayu, Jumat (18/1/2019).

Keempat tersangka masing-masing berinisial B, K dan H warga Desa Kulu, Kecamatan Tikke, dan I warga Sigi Sulawesi Tengah.

Baca: Deretan Derita Vanessa Angel usai Tersangka Prostitusi, Video Panas Beredar hingga Dijauhi Keluarga

Baca: Prabowo Subianto Kenang Masa Muda saat Ditanya Soal Terorisme di Debat Pilpres 2019: Saya Spesialis

Baca: Debat Pertama Pilpres 2019, Makna Diamnya Maruf Amin, Benarkah Hanya Strategi?

Baca: Ingin Jadi Prajurit TNI Angkatan Udara? Daftar di diajurit.tni-au.mil.id, Baca Dulu Persyaratannya

Baca: Sidang Kasus Abu Tours, CEO Hamzah Mamba Dikawal Polisi Bersenjata ke Pengadilan

Baca: Inilah Kepala Desa Ditangkap Polisi yang Dibahas Prabowo Subianto pada Debat Pilpres 2019, Faktanya

Baca: Ahmad Dhani Tiba-tiba Posting Foto Dirinya di Balik Jeruji Besi: Ini Mau Loe!

Penangkapan yang dipimpin oleh Kanit Tipiter Ipda I Yoga Eka Pranata, menyita barang bukti kurang lebih tujuh kubik kayu dari jenis kayu indah dan rimba campuran.

Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara, AKP Nurtan Sony Prayogi mengatakan, pelanggaran hukum tersebut diungkap setelah personelnya melakukan patroli di daerah tersebut, sekitar Pukul 15.30 Wita, tadi.

"Saat petugas melakukan patroli tepatnya Desa Parabu, kayu yang disita ini ditemukan diatas mobil yang sementara melintas dan baru saja diambil dari sawmill yang akan diangkut menuju Baras, kayu berikut para tersangkanya diamankan petugas untuk pemeriksaan,"kata AKP Nurtan.

Selain menyita kayu olahan jenis rimba campuran sekitar tujuh kubig, petugas juga menyita satu unit Mobil Dam Warna kuning, satu unit Mobil Hartop, mesin dan mata gergaji sawmill.

"Kita juga mengamankan kayu bantalan dan kayu olahan dari pemilik sawmill yang berada di Desa Kulu, kemudian menahan K selaku pemilik kayu dan B sebagai Sopir serta H dan I selaku pekerja sawmill,"ujarnya.

Berdasarkan pengakuan K kepada polisi, barang bukti kayu yang diamankan tersebur, tidak dilengkapi dengan dokumen sama sekali.

"Saat kami sedang melakukan pemeriksaan terhadap pelaku tersebut. Untuk sementara kita terapkan pasal 50 ayat 3 huruf e UU RI No.41 tahun 1999 tentang Kehutanan, dan Pasal 88 ayat 1 buruf a UU RI No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan, Jo Pasal 55 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara,"tuturnya. 

Baca: Link Video Viral Pemuda Mesum di Mojokerto Beredar dan Motif Sebar Adegan Mirip Suami Istri

Baca: Lagi, Hoax Ustadz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Alvin Faiz Sampaikan Kabar Terbaru Ayahnya

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube Kami: 

Follow juga akun instagram official Kami: 

Penulis: Nurhadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved