Bupati Adnan Peringatkan Kepala Desa agar Tak Terlibat Korupsi

Adnan Purichta Ichsan menegaskan, dirinya telah membangun komitmen bersama kepolisian untuk menindak tegas aparat pemerintah yang terlibat korupsi

Humas Pemkab Gowa
Bupati Adnan melantik 31 kepala desa di Gedung H Bate, Jl. Tumanurung, Sungguminasa, Jumat (28/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur Ari Maryadi

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menegaskan, dirinya telah membangun komitmen bersama kepolisian untuk menindak tegas aparat pemerintah yang terlibat kasus korupsi.

Adnan memperingatkan, jajaran pemerintahannya, khususnya kepala desa untuk mengelola anggaran dengan baik dan penuh tanggung jawab.

"Kami melarang apapun itu yang berhubungan dan terlibat dengan korupsi. Kami dukung penuh kepolisian untuk menghukum pelaku korupsi," kata Adnan, Sabtu (29/12/2018).

Anggaran dana desa (ADD) pernah disalahgunakan oleh Kepala Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Gowa, Faharuddin, 2017. Faharuddin bersama dua anggotanya menilap anggaran desa sebesar Rp. 773 juta.

"Siapa pun yang melakukan korupsi harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yang bersangkutan (baca: Kades Tinggimae) sempat diperingatkan oleh pengawas internal pemerintah," kata Adnan.

"Tetapi yang bersangkutan belum menyelesaikan sampai batas waktu yang ditentukan. Akhirnya karena telah melewati batas waktu, kami serahkan ke kepolisian," tegas Adnan.

Adnan melanjutkan, dirinya dengan tegas tidak menolerir segala hal yang berkaitan dengan korupsi, termasuk aparat pemerintahannya.

"Yang jelas komitmen pemerintah kabupaten Gowa dan kepolisian dengan tegas tidak mentolerir siapapun yang terlibat perbuatan korupsi," tandas Adnan.

Bupati bergelar magister hukum ini menegaskan, kepala desa memiliki berkewajiban membina kehidupan bermasyarakat, membina perekonomian desa, serta memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat desa.

"Mari kita jaga Kabupaten Gowa ini dengan mengelola dana desa yang baik demi kesejahteraan masyarakat desa. Mari berkarya dalam membangun desa dan kabupaten gowa yang kita cintai ini," imbau Adnan kepada 31 kepala desa yang telah dilantik 

Sebelumnya diberitakan, Faharuddin eks kepala desa Tinggimae ditetapkan tersangka oleh polisi, Rabu (26/12/2018). Berdasarkan penyidikan Satreskim Polres Gowa, Faharuddin telah melakukan penyalahgunaan anggaran dana desa Rp.773 miliar.(*)

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved