Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Wiki

TRIBUNWIKI: Siapa di Balik Akun Anonim Daeng Info? Ini Sejarah, Visi, dan Postingan Pertamanya

Sebagai akun Twitter dan Instagram, yang kerap memposting informasi-informasi, yang bermanfaat bagi warga Makassar.

Tayang:
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
Tribun/Desi Triana
instagram Daeng Info 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Desi Triana Aswan

Tentang Daeng Info

* Hadir sejak 2013 di Twitter

* Masuk ke Instagram sejak 2017

* Punya follower Twitter 34,9 ribu (22 Des 2018)

* Punya follower Instagram  41,6 ribu follower (22 Des 2018)

TRIBUNTIMUR.COM, MAKASSAR - Nama akun Daeng Info sangat dikenal di kalangan pengguna media sosial di Makassar. Sebagai akun Twitter dan Instagram, yang kerap memposting informasi-informasi, yang bermanfaat bagi warga Makassar.

Menarik dibanding akun sejenis lainnya, karena postingan akun yang ada sejak tahun 2013 ini tidak melulu kriminal maupun kecelakaan. Namun peristiwa-peristiwa terkini  baik lokal maupun nasional, serba-serbi PSM, maupun kegiatan positif di Kota Makassar.

Tribun Timur sempat mewawancarai pemilik akun yang juga langsung menjadi admin dari akun Twitter dengan follower 34,9 ribu (22 Des 2018), ini, Sabtu (21/12/2018), di salah satu kafe hotel di kota Makassar.

Namun demikian, kepada Tribun ia meminta untuk tetap tidak diungkap identitasnya. Ia mengaku membuat akun ini, karena melihat banyaknya kejadian di sekitarnya, yang butuh diinformasikan dengan cepat, dengan tetap menjadi anonim. 

"Saya pernah punya akun twitter dagangan. Sesekali memposting soal informasi kejadian. Banyak yang respon. Ada hasrat ingin menyampaikan dikhalayak ramai sebagai informasi aktual tanpa rasa segan. Akhirnya terfikir untuk membuat akun anonim yang fokus pada penyebaran informasi," ujarnya. 

Akhirnya, pada tahun 2013 Ia kemudian membuat akun twitter dengan nama @daeng_info. Berikut tweet pertamanya, yakni pada 9 Juni 2013.

Sementara untuk informasi pertamanya yakni

"Pada saat itu, saya harus mulai dengan jumlah nol followers," katanya.  Dengan berbagai cuitan seputar peristiwa, akun twitter daeng info mendapat respon yang sangat banyak dari para nitizen, baik yag pro maupun kontra.

Berkembanganya waktu dan kebutuhan informasi para nitizen yang semakin meningkat, di tahun 2017 daeng info mulai serius mengelola akun instagramnya. Meski, akun instagram tersebut sudah ada sejak tahun 2015

postingan pertama instagram Daeng Info pada 5 Mei 2015:

Sampa kini, di akhir tahun 2018 akun tersebut kini di follow sebanyak 42 ribu nitizen.

Dengan adanya akun tersebut, pemilik  juga ingin menyoroti persoalan sosial yang ada di Makassar.

Menurutnya, masyarakat terkadang sulit untuk mengungkapkan rasa ketidaknyamanan mereka kepada pemerintah.

"Masyarakat biasanya sulit menyampaikan hal-hal terkait sosial atau keluhan fasilitas kepada pemerintah, itu juga yang melatar belakangi lahirnya daeng info," kata admin.

Ia ingin menjadikan daeng info sebagai wadah untuk mengeluarkan aspirasi masyarakat terhadap peristiwa yang terjadi.

Diakuinya, Ia memiliki akses informasi yang sangat mudah dan cepat. Namun, tidak semerta-merta langsung menerima informasi yang datang padanya.

"Saya terlebih dahulu mengkroscek dulu kebenaran dari informasi tersebut, tidak langsung memposting," katanya.

Seperti kejadian pada saat tsunami dan gempa di Sulawesi Tengah, butuh waktu mengecek hingga 30 menit keaslian dari video tersebut sebelum disebarkan.

Hingga terpost di akun twitter daeng info, kini telah diretweet sebanyak tiga ratus ribu lebih dan di tonton hampir satu juta nitizen.

Pernah menyebarkan informasi yang kurang tepat, Daeng Info juga tidak luput dari bulian para nitizen.

"Iya dibuli karena salah tulis, Waktu itu berita terkait bola, tapi sudah dikonfirmasi langsung sama pihak terkait," katanya

Menurutnya, informasi paling sering membuat nitizen ramai terkait peristiwa demo yang berunjuk bentrok.

"Rata-rata, paling sering ramai itu kalau ada demo yang tiba-tiba ricuh," katanya.

Tidak hanya itu, mendekati musim pilpres diakui sang admin ketika memposting salah satu calon, terkadang membuatnya juga dibuli.

"Serba salah ya, tapi itulah sekali lagi kita penyebar informasi," katanya

Ia juga menutup rapat informasi terkait dirinya agar orang dapat dengan bebas menyebarkan informasi.

"Saya memang tidak ingin ada yang tahu, karena jangan sampai orang-orang merasa tidak bebas untuk menyalurkan informasi ataupun bisa juga kritik. Lebih enak tertutup," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved