Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabar Terbaru Kasus Habib Bahar bin Smith, Komentar Presiden Jokowi hingga Tantangan Jerinx SID

Kasus Habib Bahar bin Smith terus menuai sorotan dari berbagai kalangan, bahkan menyita komentar dari Presiden Jokowi hingga musisi Jerinx SID.

Editor: Sakinah Sudin
KOMPAS.com/AGIEPERMADI/Twitter/ via Tribunnews.com
Kabar Terbaru Kasus Habib Bahar bin Smith, Komentar Presiden Jokowi hingga Tantangan Jerinx SID 

Kabar Terbaru Kasus Habib Bahar bin Smith, Komentar Presiden Jokowi hingga Tantangan Jerinx SID

TRIBUN-TIMUR.COM - Kasus Habib Bahar bin Smith terus menuai sorotan dari berbagai kalangan, bahkan menyita komentar dari Presiden Joko Widodo (Jokowi hingga musisi Jerinx SID (Superman Is Dead).

Kini, Habib Bahar bin Smith tengah ditahan di Mapolda Jabar karena telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penganiayaan.

Berikut ini Tribunnews.com rangkum dari Tribun jabar perkembangan kasus Habib Bahar bin Smith dan komentar kalangan masyarakat.

1. Kata Presiden Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menjajal jalan tol Trans Jawa hari ini, Kamis (20/12/2018).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat menjajal jalan tol Trans Jawa hari ini, Kamis (20/12/2018). (ISTIMEWA)

Presiden Jokowi yang bakal kembali menjadi kontestan Pilpres 2019 turut merespons kasus oknum ulama yang berkasus hukum.

Pernyataan Jokowi itu selang sehari setalah Habib Bahar Bin Smith ditahan di Polda Jabar, Selasa (18/12/2019) seperti dikutip Tribunnews.com dari Tribun Jabar Jumat (21/12/2018).

Jokowi yang bakal ditemani KH Maruf Amin di Pilpres 2019, mengatakan, soal penahananan oknum ulama seperti kasus yang terjadi pada Habib Bahar bin Smith, jangan diartikan sebagai langkah kriminalisasi ulama oleh pemerintah.

"Ini jangan sampai karena ada kasus hukum terus yang disampaikan adalah kriminalisasi ulama," kata Jokowi saat berpidato dalam acara Deklarasi Akbar Ulama Madura Bangkalan di Pilpres 2019, Rabu (19/12/2018), di Gedung Serba Guna Rato Ebuh, Bangkalan, Jatim, seperti dikutip dari Antara.

Jokowi menyontohkan, ketika ada kasus pemukulan, maka hal itu urusannya akan diserahkan kepada aparat kepolisian.

Ditegaskannya, tidak akan melakukan intervensi terhadap proses hukum yang berjalan.

"Misalnya, mohon maaf, kalau ada yang memukuli orang, urusannya dengan polisi bukan dengan saya. Ya mesti seperti itu. Masa mukuli sampai berdarah-darah. Saya sih enggak ngerti. Mesti polisi bertindak kalau ada kasus hukum seperti itu. Kalau enggak ada kasus lalu dibawa ke hukum, ngomong saya. Kalau ada kasus hukum, ya saya sulit," kata Jokowi.

10 Tahun Dirahasiakan, Isi Surat Wasiat Suzanna Akhirnya Diungkap Suaminya, Soal Kematian & Warisan

Lowongan Kerja - PT Japfa Comfeed Indonesia Butuh Karyawan, Lulusan SMK/ D3/ S1, Daftar Online!

Detik-detik Najwa Shihab Kaget Wawancara Jenderal Polisi Tito Bicara Soal Pengaturan Skor, Cek Video

Hotman Paris Murka ke Hilda Vitria, Minta Jenderal Lakukan Ini, Pacar Billy Syahputra Terancam?

Lowongan Kerja Bank Mandiri Besar-besaran, Lulusan S1 Semua Jurusan, Daftar Online di Link Resmi!

2. Kata Fadli Zon

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon
Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon (TRIBUNNEWS.COM)

Pernyataan Jokowi soal tidak adanya kriminalisasi ulama yang terjadi di Indonesia, sekaligus membantah pernyataan dari Fadli Zon sebelumnya yang mengatakan, kasus penahanan terhadap Habib Bahar bin Smith adalah kriminalisasi terhadap ulama.

Sebelumnya, buntut kasus penahanan Habib Bahar bin Smith di Polda Jabar, wakil Ketua DPR RI yang juga adalah wakil ketua umum Partai Gerindra, Fadli Zon sebut kasus tersebut adalah salah satu bukti adanya kriminalisasi terhadap ulama.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved