Info CPNS Terbaru
Ikut Tes CPNS 2018, Beberapa Anak Pejabat Pemkab Barru Tak Lulus
Dari jumlah yang tidak lulus tersebut, beberapa anak pejabat Pemkab Barru yang juga ikut SKD CPNS rupanya tak lulus.
Penulis: Akbar | Editor: Nurul Adha Islamiah
Laporan Wartawan TribunBarru.com, Akbar HS
TRIBUNBARRU. COM, BARRU - Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Pemkab Barru sudah diumumkan beberapa waktu lalu.
Diantara 1.910 peserta CPNS di Kabupaten Bartu yang ikut tes SKD di kantor regional IV BKN Makassar pada 14-15 November 2018 lalu, hanya 21 yang berhasil lulus.
Sedangkan yang tidak lulus sebanyak 1.889 orang.
Baca: Jadwal Tes SKB Sebentar Lagi, BKD Sidrap Belum Terima Daftar Peserta
Baca: LINK Pengumuman Hasil Tes SKD Kemenkumham & 31 Instansi Lainnya, Nama yang Lolos SKB Download Disini
Baca: cpns.kemenkumham.go.id - Pengumuman Hasil SKD & Peserta SKB CPNS Kemenkumham 2018
Dari jumlah yang tidak lulus tersebut, beberapa anak pejabat Pemkab Barru yang juga ikut SKD CPNS rupanya tak lulus.
Hal ini diakui Sekretaris Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Barru, Ahmad HT, Kamis (29/11/2018).
"Ia, ada beberapa memang anak pejabat di sini (Barru) yang tidak lulus," kata Ahmad HT kepada TribunBarru.com, saat dihubungi melalui via telepon selularnya.
Mereka diantaranya yang tidak lulus yakni putri Kepala BKPSDM, Rezky Amalia yang memilih formasi analis keuangan.
Kemudian, putri Sekda Barru, Dini Pratiwi yang memilih formasi dokter umum.
Bahkan, putra dari Bupati Barru, Suardi Saleh, Nazwar Furqan Suardi yang memilih formasi Teknik pengolaan ekosistem laut, juga tak lulus dalam tes SKD CPNS 2018 ini.
"Ketidaklulusan sejumlah anak pejabat Pemkab Barru tersebut membuktikan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2018 ini objektif dan sangat transparan. Tidak ada pihak yang bisa 'bermain' dalam rekrutmen CPNS tersebut. Anak pejabat pun bisa tidak lulus," ungkapnya.
Namun meski demikian, Ahmad menyebut, anak pejabat yang tidak lulus tersebut memiliki total nilai SKD yang tinggi.
Hanya saja nilai yang diperoleh tidak memenuhi standar passing grade.
"Mereka rata-rata memiliki nilai tinggi di atas 300. Tapi mereka tetap tidak lulus karena passing grade-nya yang tidak memenuhi standar kelulusan," ujarnya.
Dikatakan, diantara anak pejabat yang mengikuti tes SKD CPNS, bukan berarti tidak ada yang lulus.
Terbukti, kata dia, putra asisten I Pemkab Barru, Darwis Pala dinyatakan lulus pada formasi dokter umum yakni dr M Zhafran Darwis.
Putra mantan Kadis Pertambangan Pemkab Barru ini termasuk pendaftar yang berhasil menembus ketatnya proses seleksi CPNS.
"Saat ini Kepala BKPSDM Barru ke Jakarta untuk berkonsultasi ke Kemenpan, dalam rangka mengetahui tentang penerapan sistem rangking dalam seleksi lanjutan dari penerimaan CPNS ini," tuturnya.
Jika dilakukan sistem rangking, kata Ahmad, maka putra Bupati Barru dan putri Sekda Barru yang memperoleh nilai tinggi memiliki peluang untuk kembali mengikuti tes SKB.
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami: