Tahun Lalu, Ada 15.627 Warga Indonesia Belajar Bahasa China
ada sekitar 14 ribu pelajar dan mahasiswa asal Indonesia, yang belajar dan mengikuti program kelas internasional di seantero China daratan
Penulis: Amiruddin | Editor: Thamzil Thahir
- Hingga awal 2018 lalu, ada sekitar 14 ribu pelajar dan mahasiswa asal Indonesia, yang mengikuti program kelas internasional di seantero China daratan.
- Semakin banyak orang China dan Indonesia belajar bahasa Mandarin. Pada 2017, total 15.627 orang mengikuti tes Cina, menetapkan tinggi baru.
- Data ini diungkap dalam “Forum Internasional tentang Persahabatan Kemanusiaan antara Universitas China dan Indonesia”, yang digelar di Huazhong Normal University, Provinsi Hubei, China
-
Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal MI dan guru besar dari Makassar di “Forum Internasional tentang Persahabatan Kemanusiaan antara Universitas China dan Indonesia”, yang digelar di Huazhong Normal University, Provinsi Hubei, Sabtu (24/11/2018) hingga Senin (26/11/2018) lalu. (dok_tribun-timur/nurhadi_courtesy_hubei)
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Bukan cuma perdagangan barang, jasa, dan tenaga kerja, ternyata! “ekspansi’ China ke Indonesia mulai menyentuh sektor budaya dan pendidikan.
Data terbaru yang dilansir surat kabar lokal Hubei Daily News, pekan lalu, mengungkap, bahwa univeritas dan lembaga pendidikan di China telah menjadi tujuan terbesar kedua bagi pelajar Indonesia.
Hingga awal 2018 lalu, ada sekitar 14 ribu pelajar dan mahasiswa asal Indonesia, yang mengikuti program kelas internasional di seantero China daratan.
Lebih spesifik oleh Reporter Han Xiaoling, koresponden Song Xiuzhen menulis bahwa permintaan untuk belajar bahasa China di Indonesia semakin meningkat.
Semakin banyak orang China dan Indonesia belajar bahasa Mandarin. Pada 2017, total 15.627 orang mengikuti tes Cina, menetapkan tinggi baru.
Data ini diungkap reporter surat kabar berbahasa Mandarin itu, dalam “Forum Internasional tentang Persahabatan Kemanusiaan antara Universitas China dan Indonesia”, yang digelar di Huazhong Normal University, Provinsi Hubei, China, Sabtu (24/11/2018) hingga Senin (26/11/2018) lalu.
Kursus Bahasa Mandarin
Data yang dihimpun Tribun, dalam satu dekade terakhir, jumlah dan event pamaran pendidikan yang digelar lembaga kursus Bahasa Mandarin, terus bertambah di lima kota besar di Indonesia, Jakarta, Medan, Makassar, Surabaya, Semarang, dan Bandung.
Salah satu lembaga kursus tertua misalnya, Beijing Language & Culture Institute (BLCI). Lembaga ini berdiri 15 tahun lalu, 2004.
Baca: Liburan Seru di Resort World Sentosa, Ada Parade Natal hingga Glowing Ocean Pertama di Asia Tenggara
Baca: Soal Imran yang Perawatannya Tidak Dijamin Asuransi, Ini Kata BPJSKes Cabang Makassar
Pekan lalu, lembaga ini menggelar pameran pendidikan ke-27 di Jakarta dan Surabaya, Event ini disponsori Bank Of China, dan menawarkan kredit pendidikan untuk sekolah dan kuliah di Tiongkok. Acaranya di Mangga Dua Square, Jakarta (17-18 Nov) dan di Surabaya, di kawasan Tunjungan, 20 Nov 2018 lalu.
Bahkan, lembaga seperti Squline.com, memberikan beasiswa bagi mereka yang berminat belajar bahasa Mandarin langsung di Beijing.
Ada juga kursus Bahasa Mandarin Gratis di Taiwan dan ditawarkan Beasiswa HES (Huayu Enrichment Scholarship)dengan durasi kursus selama 3, 6, 9 bulan .untuk Kuliah di China FULL oleh USTC Scholarship.
Mereka menyasar pangsa pasar serupa: mulai pelajar SMP, SMA, Fundation, Diploma III, Bachelor (BA), Master Degree hingga post doctoral.
Forum Budaya
Forum ini digagas Pusat Penelitian Kemanusiaan Humaniora China-Indonesia Universitas Normal China Tengah,
Hampir 100 ahli dan sarjana dari universitas Cina dan Indonesia saling bertukar gagasan.
Mantan Wakil Menteri Pendidikan Prof Dr M Fasri Jalal, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rijal MI, Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Dr Husain Syam, Ketua Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD-Hipmi) Sulsel Herman Heizer, dan delapan akademisi dari Makassar, juga hadir di rangkaian hajatan sepekan itu.
Forum ini membahas tentang bagaimana mempromosikan kerja sama pendidikan dan budaya antara China dan Indonesia serta peluang dan tantangan yang dihadapi. pertukaran humaniora.
Baca: Deng Ical Presentase Akulturasi Indo-China dan Makassar di Universitas Huazhong
Wakil Walikota Syamsu Rizal MI menjadi keynote speaker bersama vice chairman of CCNU Qin Hong dan bersama Prof Dr Fasly Jalal.
Deng Ical, sapaan Wawali Makassar, mempresentasikan apa yang telah dilakukan Pemerintah Kota serta bagaimana menggerakkan potensi kota Makassar sehingga mampu mewujudkan pertumbuhan ekonomi 8.23% tahun 2017. dan terus menunjukkan tren positif dalam beberapa tahun terakhir.
Fasli Jalal memperkenalkan bahwa di masa lalu, pendidikan tinggi Indonesia relatif terbelakang dan telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir.
Jumlah mahasiswa kurang dari 250.000 sebelum tahun 1975, dan ada lebih dari 6 juta tahun lalu.
Saat ini, ada lebih dari 4.000 akademi dan universitas di negara ini. Ia berharap untuk mempromosikan pertukaran akademik, mempromosikan pengembangan kapasitas dan mengembangkan mitra melalui platform yang dibangun oleh forum.
Saat ini, Indonesia memiliki lebih dari 14.000 siswa internasional di Cina, dan China telah menjadi tujuan terbesar kedua bagi pelajar Indonesia.
"Ketika pembangunan ekonomi tidak lagi bergantung pada sumber daya yang melimpah dan tenaga kerja yang intensif, pengetahuan menciptakan nilai tambah, dan peran yang dimainkan oleh universitas menjadi semakin penting." kata Fasli Jalal.
Xu Liping, direktur Pusat Studi Asia Tenggara dari Akademi Ilmu Sosial China, percaya bahwa status pertukaran kemanusiaan antara kedua negara telah meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir, tetapi luas dan kedalaman pertukaran manusia masih belum mencukupi.
Perlu untuk lebih meningkatkan pertukaran humaniora antara kedua negara, melayani pembangunan "Belt and Road", dan memperkuat pertukaran media dan pertukaran think tank, atau para ahli strategis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hubei_daily_news_27112018-1.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/hubei_daily_news_27112018.jpg)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/forum-indonesia_china_di_hubei.jpg)