Serunya Warga Rammang-rammang Gelar Maulid di Atas Perahu! Ada 40 Perahu
Warga Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Sungai Pute, Sabtu (25/11/2018).
Penulis: Ansar | Editor: Waode Nurmin
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe
TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Warga Rammang-rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Maros, menggelar Maulid Nabi Muhammad SAW di Sungai Pute, Sabtu (25/11/2018).
Perayaan Maulid yang berlangsung meriah tersebut, dilakukan dengan menggunakan perahu.
Sekira 40 perahu dihias untuk mengarak bakul khas Maulid.
Baca: Belum Punya Agenda Weekend Malam Ini? Yuk Nonton Festival Budaya Ri Butta Siang di Pangkep
Baca: TRIBUNMILLENIAL : Firmasari Idolakan Taron Egerton, Penasaran Lihat Aktingnya di Robin Hood 2018
Arak-arakan ini dimulai dari Dermaga Sungai Pute menuju dermaga tiga, kampung Berua.
Sungai Pute nampak semakin indah dengan iringan ratusan perahu hias. Kegiatan tersebut merupakan agenda tahunan warga.
"Ini adalah tahun ketiga kami menggelar Maulid di atas perahu. Selain untuk peringatan Maulid Nabi, ini merupakan bentuk sedekah warga kepada para pengunjung," kata Ketua Kelompok Sadar Wisata Salenrang, Iwan Dento.
Maulid perahu tersebut sudah dinantikan oleh wisatawan. Selain unik, wisatawan juga dapat ikut langsung mengarak bakul di atas perahu, serta ikut mencicipinya saat sampai di dermaga tiga.
"Kita sudah persiapkan perahu ini untuk para wisatawan yang mau ikut merasakan langsung, bagaimana serunya Maulid di Rammang-rammang. Sampai di dermaga tiga, kami juga siapkan masakan khas maulid," katanya.
Selain lokal, beberapa wisatawan asing juga ikut mengarak bakul Maulid di atas perahu. Mereka mengaku peringatan Maulid di Rammang-rammang, unik.
Seorang wisatawan asal Jerman, Mike mengaku senang menghadiri Maulid tersebut.
Dia sudah berkeliling Indonesia, namun baru kali ini menemukan Maulid yang unik.
"Ini pertama kali saya dapat. Memang sangat unik, mulai dari segi budaya maupun pemandangannya yang luar biasa," kata Mike.
Mike bersama rekannya dari Korea Selatan, Sun Yan, terlibat mulai dari pembuatan bakul hingga prosesi arak-arakan.
Menurutnya, tradisi tersebut akan mendatangkan wisatawan lebih banyak, jika promosi digencarkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/menggelar-maulid-nabi-muhammad-saw-di-sungai-pute1.jpg)