Kurangi Kemacetan, Bundaran Samata akan Diperlebar 50 Meter
Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Provinsi Sulsel akan memperlebar Bundaran Samata.
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Ari Maryadi
TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Provinsi Sulsel akan memperlebar Bundaran Samata. Pelebaran ini dilakukan sebagai upaya mengurangi kemacetan.
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan, Pemkab Gowa dan Pemprov Sulsel telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 30 miliar.
Anggaran itu disiapkan untuk memperlebar Bundaran Samata laiknya bundaran simpang lima Bandara Sultan Hasanuddin.
"Bundaran samata memang harus diperlebar untuk mengurai kemacetan. Bundaran Samata akan seperti simpang lima bandara," kata Adnan, Kamis (22/11/2018).
Aturan Sistem Ranking CPNS 2018, Ini Syarat Peserta Bisa Ikut Tes SKB Meski Gugur SKD, Cek Nilaimu!
VIDEO: Marak Berhembus Kabar Soal Liga 1 2018 Sebagai Liga Settingan? Ini Komentar Pelatih PSM
Biasanya Mesra, Raffi Ahmad Tiba-tiba Bentak Nagita Slavina, Ternyata Ini Perbuatan Istri
Menurut Adnan, anggaran untuk pembebasan lahan tersebut telah dikucurkan oleh Pemkab Gowa. Ia berharap, anggaran dari Pemprov Sulsel bisa segera dikerjakan untuk pelebaran jalan tersebut.
Pemprov Sulsel menganggarkan Rp 22 miliar, namun pelaksanaan belum dikerjakan.
"Oleh karena itu saya sudah menyampaikan hal ini kepada Pak Gubernur," beber Bupati yang menjabat sejak 2016 ini.
Baca: Peringati Maulid Nabi, OSIS dan Remaja Pecinta Musala SMK 4 Makassar Gelar Lomba Islami
Baca: Delapan Dosen Daftar Jadi Calon Rektor IAIN Palopo
Baca: Bupati Adnan Genjot Pembangunan di Gowa Hingga Akhir 2018
"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dikerjakan. Ini sharing karena menyentuh jalan Tun Abdul Razak yang masuk jalan provinsi," tambah Adnan.
Bupati bergelar magister hukum ini melanjutkan, rencananya lebaran bundaran samata akan dibuat sebesar jalan HM Yasin Limpo. Jalan menuju Kampus UIN Samata itu lanjut adnan, juga akan diperlebar.
"Kalau jalannya lebar maka bundarannya tidak representatif. Karena itu akan dibuat dulu pelebaran bundarannya menyusul pelebaran jalan HM Yasin Limpo," tutup Adnan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/mulai-terjadi-selepas-bundaran-samata_20160924_180640.jpg)