Owner Toko Sentral Store Kembali Disidang di PN Makassar Hari Ini

Kedua terdakwa merupakan pemilik Toko Sentral Store Jalan Somba Opu Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Owner Toko Sentral Store Kembali Disidang di PN Makassar Hari Ini
hasan/tribun-timur.com
Sidang lanjutan dua terdakwa kasus penipuan Frans Djiu alias Fransiskus bersama dengan Lientje M Yostan alias Joe Lie Eng kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (2111/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sidang lanjutan dua terdakwa kasus penipuan Frans Djiu alias Fransiskus bersama dengan Lientje M Yostan alias Joe Lie Eng kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (2111/2018).

Kedua terdakwa merupakan pemilik Toko Sentral Store Jalan Somba Opu Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Terdakwa berurusan dengan hukum berawal atas laporan oleh seorang pengusaha bernama Yohanes

Yohanes melaporkan terdakwa karena memperdaya korban dengan memberikan cek giro untuk melunasi utangnya sejak 2015 tiga tahun lalu.

Ternyata setelah dicairkan dari lima lembar yang diberikan semuanya kosong.

"Awalnya mereka pesan kemeja kepada kami. Kami sudah kirim semua yang dipesan. Ternyata semua giro yang digunakan tidak ada dana alias kosong. Dari lima lembar yang diberikan semua kosong ,' sebutnya.

Perbuatan terdakwa dinyatakan melanggar pasal 378 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 372 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP .

Dimana terdakwa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat.

Ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, mereka yang melakukan, yang menyuruh melakukan dan yang turut serta melakukan perbuatan.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved