Mengenal Lebih Dekat Geso'-geso', Alat Musik Tradisional Basseang Pinrang

Salah satu tradisi musik asli Pinrang yang hampir tak pernah muncul dalam perbincangan adalah Geso'-geso'.

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG - Pinrang merupakan salah satu kabupaten yang memiliki kekayaan musik tradisi yang beragam.

Salah satu tradisi musik asli Pinrang yang hampir tak pernah muncul dalam perbincangan adalah Geso'-geso'.

Tradisi khas itu tepatnya berasal dari Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Desa penghasil kopi terbaik yang berpijak cukup jauh dari perkotaan dan akrab dengan nuansa pegunungan.

Menurut Kepala Desa Basseang Edy, Geso'-geso' adalah salah satu alat musik tradisional yang dimainkan dengan gesekan.

"Kurang lebih tampak seperti sinrili atau biola cara memainkannya," katanya dalam rilis yang diterima TribunPinrang.com, Rabu (21/11/2018).

Edy menyebutkan, alat musik ini terbuat dari beragam bahan. Seperti kayu nangka, kulit 'Kalissajang' (hewan reptil sejenis ighuana) dan tempurung kelapa untuk bagian badan alat musik, kawat untuk senarnya, serta bulu ekor kuda untuk penggesek senarnya.

"Alat musik ini hanya dimiliki di Pinrang. Tak ada di daerah lain," ucapnya.

Lebih lanjut, Edy mengatakan, alat musik yang sudah berabad-abad ini hampir tidak dikenali lagi oleh masyarakat luas.

"Mungkin karena kurang diekspos oleh pihak terkait," jelasnya.

Edy menambahkan, alat musik ini biasanya dimainkan oleh masyarakat pada acara-acara tertentu, seperti acara syukuran, panen kopi dan lain-lain.

"Dalam memainkannya, juga ada syair khusus yang dilantunkan oleh pemain," pungkasnya.

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved