Tim Kemensos RI Gelar Rapat Fokus Group Discusion di Selayar, Ini Beberapa Hal yang Dibahas?
Acara FGD tersebut dihadiri ketua Tim Sekretariat Kemensos RI Agus Eko Purwanto bersama Anggota Tim Sekretariat Kemensos Fahmi dan Danu.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Arif Fuddin Usman
Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah
TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Tim Sekretariat Kementrian Sosial (Kemensos) RI menggelar rapat Focus Group Discusssion (FGD) Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) di Warkop Klasik, Kecamatan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulsel, Rabu (14/11/2018).
Acara FGD tersebut dihadiri ketua Tim Sekretariat Kemensos RI Agus Eko Purwanto bersama Anggota Tim Sekretariat Kemensos Fahmi dan Danu.
Lalu hadir Kadis Sosial Selayar Mustari, Kabid Disdukcapil Selayar Yusran, Kadis Perindag Selayar Hisbullah, dan staf dari masing masing SKPD sekitar 15 orang serta undangan lainnya.
Baca: Hari Pahlawan 2018 - Ketua Umum DPD BKPRMI Selayar: Ini Tantangan Terbesar Pahlawan Jaman Now
Baca: Akan Layani Rute Takabonerate, KMP Pesona Selayar Tiba di Pelabuhan Benteng
Mustari mengatakan kegiatan FGD ini sebagai upaya untuk menggali informasi agar kemiskinan di Selayar bisa menurun.
“Namun kenyataan yang ada saat ini persentase masyarakat miskin tidak mengalami pengurangan yang signifikan, oleh karena itu, kita melakukan diskusi agar data yang diperoleh satu pintu,” ujar Mustari.
Sementara itu Tim Kemensos Agus Eko Purwanto menambahkan bahwa terkait dengan pertemuan FGD di Selayar, ada dua agenda.
Agenda ersebut yaitu membangun layanan sistem terpadu yang telah kita dilaksanakan di 50 Kabupaten kota dan juga melakukan evaluasi kegiatan.
"Kita mengevaluasi kegiatan ini setiap tahun, yang tujuannya, agar dalam pelaksanaan bisa lebih dini dalam penanganan kemiskinan,” ujarnya.
Baca: Akan Layani Rute Takabonerate, KMP Pesona Selayar Tiba di Pelabuhan Benteng
Baca: TP4D Kejaksaan Negeri Selayar Monitoring Pembangunan Puskesmas Bontoharu Matalalang
“Kami melibatkan SKPD di Selayar yang terlibat langsung dalam penanganan di beberapa hal yang terkait kemiskinan, agar data yang diperoleh sama," kata Agus Eko Purwanto.
Kadis Perindag Selayar Hisbullah menambahkan bahwa masing-masing SKPD punya kriteria yang berbeda terkait penanganan kemiskinan.
Khusus untuk Perindag, salah satu penanganan kemiskinan yang dilakukan yaitu menyalurkan bantuan untuk pelaku usaha.
Tentunya dengan kebijakan dari kementerian masing- masing pasti berbeda. Sehingga yang terpenting dalam kegiatan ini, seluruh kementerian yang terlibat harus sinergi agar kebijakan dari pusat sejalan dengan daerah. (*)
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/14112018_fgd.jpg)