Sebelum Gempa, Mantan Wali Kota Palu Mengaku Sudah Ingatkan Pemkot Palu
Mantan Wali Kota Palu periode 2005-2015, Rusdi Mastura, mengaku sudah mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sebelum terjadi gempa dan tsunami
Penulis: Abdul Azis | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Mantan Wali Kota Palu periode 2005-2015, Rusdi Mastura, mengaku sudah mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu sebelum terjadi gempa dan tsunami.
"Jadi sudah diingatkan bahwa akan terjadi bencana," ujar Rusdi dalam Fokus Group Discussion di Warkop Mr Coffee, Jl Topaz Raya, Makassar, Minggu (11/11/2018) malam.
Baca: BREAKING NEWS: Polsek Rappocini Amankan 4 Penghuni Rutan Kelas 1 Makassar Terkait Narkoba
Baca: VIDEO : Pegawai Pemkab Sinjai Sibuk Buka Ponsel Saat Wabup Gelar Forum Konsultasi Publik
Dalam diskusi yang dilaksanakan oleh Ikatan Mahasiswa Sulawesi Tengah, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Donggala itu menegaskan, diera kepemimpinannya selama dua periode, gempa juga sering terjadi.
Meski berskala kecil, namun ia selalu berkoordinasi dengan BMKG.
"Kemudian pascagempa dan tsunami, penanganannya tidak ada sehingga terjadi penjarahan. Tidak ada pemerintah saat itu, mungkin trauma dan bingung karena tidak tahu sejarah. Wajar, kita mengerti itu karena pemerintah tidak tahu sejarah," ungkap Rusdi.
"Walau pemerintah kami tidak mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Sulawesi Selatan, saya mengucapkan terimakasih sebagai pernah menjadi Wali Kota Palu, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya," tambah Rusdi.
Ketua Umum Tim Sepak Bola Persipal Palu itu juga menilai bahwa pemerintah saat ini kurang berhubungan dengan BMKG. Tidak seperti waktu dia menjadi wali kota yang selalu berhubungan dengan pihak BMKG dan orang-orang yang paham tentang sejarah gempa di Palu.
"Saya jadi wali kota saat itu ada permasalahan di Aceh (Gempa dan tsunami Aceh) sehingga saya fokus pada bencana alam. Palu itu dianggap oleh Bappenas Kota yang konkret dengan dokumen bencananya. Sehingga saya diundang untuk diskusi tentang managemen. Kenapa? Karena Kota Palau dianggap siap Gempa," kata Rusdi.
Baca: Siang Ini, Hujan Guyur Wilayah Jl Perintis Kemerdekaan Makassar
Baca: Ini 3 Daerah di Sulsel Paling Banyak Kasus Bayi Meninggal
"Tapi ternyata kemarin babak belur karena mungkin tidak fokus adik-adik. Karena lupa histori tentang gempa. Padahal Palu itu dilewati oleh Sesar Palu Koro yang selalu aktif. Jadi setiap nanti kedepan, setiap orang yang jadi wali kota, harus tahu sejarah itu," tambah Rusdi.(ziz)
Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami:
Follow juga akun instagram official kami:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/wali-kota-palu-periode-2005-2015-rusdi-mastura.jpg)