Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Seluk Beluk Helm yang Jarang Diketahui, dari Model Ideal, Umur Pemakaian, Cara Membersihkan

Seluk beluk helm yang jarang diketahui, dari model ideal, umur pemakaian, cara membersihkan helm.

Tayang:
Editor: Aqsa Riyandi Pananrang
SANOVRA JR
Model Indah berpose didekat motor Chopperland dari Elders Garage X kickasschopper milik Presiden Republik Indonesia Jokowi yang dipamerkan di Internasional Indonesia Motor Show (IIMS) Makassar, di Celebes Convention Center, Makassar, Jumat (12/10). Hadirnya display motor yang merupakan karya modifikasi berbasis Royal Enfield Bullet ini jadi perhatian para pecinta modifikasi di Makassar. Selain motor, jaket, sepatu dan helm yang dikenakan jokowi saat menggunakan motor ini dipamerkan juga. TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR 

Seluk Beluk Helm yang Jarang Diketahui, dari Model Ideal Helm, Umur Pemakaian Helm, Cara Membersihkan Helm

TRIBUN-TIMUR, MAKASSAR - Helm berperan penting untuk melindungi kepala saat mengendarai motor. Atas perannya tersebut, pengendara harus memilih helm yang benar-benar mampu melindungi kepala.

Menurut Sakaguchi Yasuhiro, General Manager Arai Helmet, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dari sebuah helm. Menurut dia, helm ideal yang mampu melindungi kepala ialah yang bentuknya mendekati kepala pengendara.

“Gunakan helm yang kompak (padu) dan bentuknya mendekati kepala asli,” kata Yasuhiro beberapa waktu lalu di gelaran IMOS 2018. “Ketika mengenakan helm seperti itu, benturan di kepala dapat diredam. (Efek) benturan akan berpindah ke badan manusia,” ujarnya.

Poin kedua yang menurutnya penting adalah kekuatan dari shell atau batok helm. “Kami gunakan bahan superfiber untuk helm Arai. Bahan ini memiliki sifat fisik seperti logam, 30 persen lebih kuat daripada serat kaca biasa,” ujar Yasuhiro.

“Bagian dalam helm juga harus licin, agar kepala ikuti arah jatuh helm,” jelasnya. Sekadar informasi, helm Arai sendiri telah bersertifikat SNI, selain sudah dibubuhi lebih dulu dengan SNELL, PSC, dan DOT.

Cepat dan Praktis Bersihkan Helm Tanpa Air

Selain dapat menimbulkan penyakit, helm yang kotor dan bau dapat membuat riding jadi enggak nyaman. Untuk mengatasi hal itu, umumnya bikers membawa helmnya dibersihkan ke tempat cuci helm terdekat.

Meskipun helm kembali bersih dan wangi, ternyata ada risiko yang mengintai bikers kalau helm dicuci dengan cara yang tidak benar. “Pemanas yang digunakan pada tempat pencucian helm dapat merusak lapisan EPS di dalam helm,” kata Julius Vega dari komunitas Belajar Helm kepada GridOto.com pada pameran IMOS 2018, pekan lalu.

Lapisan EPS (Expanded Polystyrene Styrofoam) tersebut berfungsi meredam benturan yang diterima oleh kepala pengguna jika terjadi insiden. Komponen EPS berada diantara shell helm dengan padding bagian dalam yang bersentuhan langsung dengan kepala.

Ilustrasi
Ilustrasi (INTERNET)

“Saat terpapar panas berlebih, dikhawatirkan lapisan tersebut mengalami perubahan bentuk dan tidak berfungsi maksimal,” jelasnya. Jika ingin dicuci, cara mengeringkannya cukup anginkan helm hingga kering di tempat yang terlindung dari sinar matahari langsung.

“Alternatifnya bisa pakai teknik cuci waterless untuk bagian luar. Sedangkan bagian dalam cukup pakai spray anti bakteri khusus helm,” ujar Julius. Nah, sekarang sudah paham ya mengapa cuci helm dengan pemanas sebaiknya tidak dilakukan.

Anda juga bisa menggunakan metode waterless alias tanpa air untuk membersihkan helm. Selain proses pembersihan jadi lebih cepat dan praktis, metode waterless dipilih karena dianggap lebih aman bagi komponen di helm.

Alat dan bahan yang diperlukan juga terbilang simpel dan bisa dikerjakan sendiri di rumah. “Tidak ada alat khusus, cukup siapkan cairan helmet cleaner, kuas lukis, cottonbud, aplicator pad, lap microfiber dan sikat gigi halus,” kata Julius.

Peralatan tersebut bisa didapat di toko alat tulis atau di supermarket terdekat di sekitar rumah kalian. “Sedangkan untuk cairan helmet cleaner, kita gunakan merek Salto yang diracik khusus oleh komunitas Belajar Helm,” ujarnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved