Masa Perpanjangan Tanggap Darurat Sulteng Berakhir Besok, Bagaimana Nasib Korban Dampak Gempa?

Teguh mengatakan setelah status ini berakhir selanjunya memasuki masa transisi menuju pemulihan (MTMP).

Masa Perpanjangan Tanggap Darurat Sulteng Berakhir Besok, Bagaimana Nasib Korban Dampak Gempa?
handover
Tim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar genap 21 hari di Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (21/10/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Masa perpanjangan tanggap darurat penanganan bencana dan tsunami di Sulawesi Tengah (Sulteng), berakhir Jumat (26/10/2018) besok.

"Besok berakhir, " kata Kepala Penerangan (Kapen) Kogasgabpad, Kolonel Inf Teguh Pudji Raharjo, Kamis (25/10/2018).

Teguh mengatakan setelah status ini berakhir selanjunya memasuki masa transisi menuju pemulihan (MTMP).

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsma TNI Henri Alfiandi dan Ketua Pia Ardhya Garini Daerah II Koopsau II mengunjungi korban gempa Palu dengan menggunakan Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara, Kamis (25/10/2018).
Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsma TNI Henri Alfiandi dan Ketua Pia Ardhya Garini Daerah II Koopsau II mengunjungi korban gempa Palu dengan menggunakan Pesawat Hercules TNI Angkatan Udara, Kamis (25/10/2018). (HANDOVER)

Baca: 3.393 Pengungsi Gempa Palu di Makassar Kembali ke Kampung Halamannya

Baca: Pangkoopsau II Kunjungi Pengungsi Korban Gempa di Palu

Sehingga masyarakat dapat mulai melakukan aktifitasnya sehari-hari dan menggerakkan kembali roda perekonomian.

"Tujuanya agar proses rehab/rekon segera dilaksanakan," paparnya.

Korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang ditemukan terus bertambah.
Korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah yang ditemukan terus bertambah. (handover)
Tim psikolog Universitas Bosowa (Unibos) Makassar bersama tim kemanusiaan dan relawan Bosowa peduli, masih berada di Palu Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2018).
Tim psikolog Universitas Bosowa (Unibos) Makassar bersama tim kemanusiaan dan relawan Bosowa peduli, masih berada di Palu Sulawesi Tengah, Senin (22/10/2018). (munawwarah/tribuntimur.com)

Teguh menyebut di masa MTMP proses penanganan pengungsi tetqp berjalan sampai pembangunan Huntara. Begitu pun Disribusi bantuan tetap berjalan.

Baca: News Analysis Tribun; Jika PSM Mau Juara, Waspadai Persija Jakarta, Kenapa? Baca Selengkapnya

Adapun total pengungsi akibat gempa dan tsunami Sulteng pada 28 September 2018 lalu hingga Rabu, 24 Oktober 2018 kemarin sebanyak 206.494 jiwa dan tersebar disejumlah posko pengungsia. (*)

Lebih dekat dengan Tribun Timur, subscribe channel YouTube kami: 

 Follow juga akun instagram official kami: 

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved