Pesantren Muhammadiyah Cece Enrekang Siap Tampung Anak-Anak Korban Gempa
Hal tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Cece, KH Kamaruddin Sita, kepada TribunEnrekang.com, Selasa (16/10/2018).
Penulis: Muh. Asiz Albar | Editor: Nurul Adha Islamiah
Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar
TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG-Pondok Pesantren Muhammadiyah Cece binaan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Enrekang siap menampung para anak-anak pengungsi korban gempa Palu, Donggala dan Sigi.
Hal tersebut disampaikan Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Cece, KH Kamaruddin Sita, kepada TribunEnrekang.com, Selasa (16/10/2018).
Menurutnya, anak-anak korban gempa perlu penanganan lebih lanjut, terutama pendidikan.
Untuk itu, pendidikan di pesantren sangat tepat dalam hal pemulihan psikologi atas trauma gempa dan bencana yang di alaminya di Palu, Sulawesi Tengah.
"Kami siap bekerjasama dengan pemerintah dalam hal penanganan anak-anak korban gempa secara berkelanjutan, ini sebagai wujud kepedulian bagi saudara kita yang terkena bencana gempa di Palu," kata Kamaruddin.
Ia menjelaskan, pendidikan bagi anak-anak korban gempa harus menjadi prioritas utama.
Itu karena mereka punya hak masa depan yang cerah, karena itu diperlukan pendidikan di Pesantren bagi mereka.
Pondok pesantren Muhammadiyah Cece beberapa bulan lalu telah diresmikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulawesi Selatan, Prof Dr H Ambo Asse.
Pesantren tersebut dibangun di atas tanah seluas 10.800 m2 yang merupakan tanah wakaf dari Keluarga Kaso.
Tanah yang luasnya 10.800 meter persegi itu, merupakan Pondok pesantren yang di dalamnya ada Madrasah Ibtidaiyah, SMP dan SMK Muhammadiyah.
"Kami siap membina dan mendidik anak-anak eks bencana gempa Palu di pesantren kami. Banyak di anatara mereka saat ini hidup sebatang kara, kehilangan segalanya harta benda, keluarga," ujarnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/para-pengurus-dan-santri-pesantren-muhammadiyah-cece-enrekang_20181016_143245.jpg)