Gempa Palu Donggala

Pertamina Sudah Operasikan 735 Pangkalan Elpiji di Palu, Sigi dan Donggala

Empat Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 23 agen elpiji di wilayah Palu, Donggala dan Sigi seluruhnya telah beroperasi.

Pertamina Sudah Operasikan 735 Pangkalan Elpiji di Palu, Sigi dan Donggala
fadli/tribuntimur.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan pemulihan penyaluran energi pascabencana di Sulteng.

Memasuki pekan ketiga, Pertamina telah menyalurkan lebih dari 200 ribu tabung elpiji subsidi dan non subsidi guna memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.

Untuk memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat, empat Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 23 agen elpiji di wilayah Palu, Donggala dan Sigi seluruhnya telah beroperasi.

“Per Senin (15/10), 735 pangkalan dari total 1.606 pangkalan, telah aktif beroperasi menyalurkan elpiji langsung ke masyarakat,” kata Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII Sulawesi dalam keterangan resminya.

Baca: Pascagempa, Pertamina Sudah Pasok BBM hingga 11,2 Juta Liter ke Sulteng

Dengan beroperasinya pangkalan elpiji ini, akses masyarakat akan semakin mudah dalam memperoleh elpiji baik itu elpiji subsidi maupun elpiji non subsidi.

“Kami terus mengupayakan pemulihan untuk pangkalan yang belum aktif beroperasi. Pemulihan akan dilakukan bertahap mengingat banyak pangkalan yang mengalami kerusakan akibat gempa,"katanya.

Sebelumnya, Pertamina telah aktif menyalurkan elpiji ke masyarakat melalui kegiatan operasi pasar yang dilakukan sejak tanggal 3 Oktober 2018.

Hingga saat ini, operasi pasar masih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan elpiji di masyarakat terpenuhi.

“Sejak 3 Oktober 2018 hingga Senin (15/10), Pertamina telah mengalokasikan penyaluran lebih dari 148 ribu tabung elpiji 3 Kg subsidi melalui operasi pasar,” ujar Roby.

Baca: Pertamina Naikkan Harga Premium (Bensin) Rp 7.000 Pukul 18.00, Jokowi Batalkan Pukul 18.30

Selain menyalurkan elpiji melalui pangkalan dan kegiatan operasi pasar, khusus untuk penyaluran elpiji Bright Gas, sejak Kamis (11/10), Pertamina telah mengalokasikan Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg di 13 SPBU yakni 11 SPBU di Kota Palu dan 1 SPBU di Kabupaten Sigi.

“Penjualan elpiji non subsidi di SPBU ini juga untuk memperluas akses pembelian elpiji dan memberikan jaminan suplai elpiji Bright Gas dalam memenuhi kebutuhan elpiji di masyarakat,” kata Roby.(*)

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved