Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gempa dan Tsunami di Palu Donggola

Pekerja Korban Gempa Sulteng Diimbau Lapor BPJS Ketenagakerjaan

Musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya

Penulis: Muhammad Fadhly Ali | Editor: Suryana Anas
HANDOVER
Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif kala bertandang dan mengunjungi David Lecky, peserta yang terjatuh dari lantai 7 Hotel Roa-Roa di Lobi Hotel Myko, Kamis malam (11/10/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dirilis Selasa (9/10/2018) jumlah korban tewas sebanyak 2.010 orang, di mana jumlah korban tewas terbesar berada di wilayah Palu 1.601 Orang.

12 hari pascagempa dan tsunami melanda Palu, Donggala dan Sigi, simpati dan dukungan terus berdatangan.

Salah satunya manajemen Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan yang melakukan layanan tanggap darurat.

Ini dilakukan lewat layanan jemput bola berupa pendataan langsung ke perusahaan peserta yang terkena dampak gempa dan tsunami dengan menurunkan Tim Tanggap Darurat untuk membantu Kantor Cabang Palu dalam memberikan pelayanan kepada para peserta.

Direktur Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan, Krishna Syarif kala bertandang dan mengunjungi David Lecky, peserta yang terjatuh dari lantai 7 Hotel Roa-Roa.

"David sedang melakukan ativitas pekerjaan sebagai staf engineering saat gempa terjadi," katanya saat ditemui di Lobi Hotel Myko, Kamis malam (11/10/2018).

Musibah yang menimpa David masuk dalam lingkup kecelakaan kerja dan harus segera mendapatkan pengobatan tanpa batasan biaya sesuai dengan indikasi medis.

Tidak hanya itu, Krishna juga menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BPJS Ketenagakerjaan berupa kebutuhan pokok yang dapat dipergunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari kepada David dan keluarga.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Palu posisi 30 September 2018, tenaga kerja aktif di Kota Palu sebanyak 31.547 tenaga kerja, Kabupaten Donggala sebanyak 4.146 tenaga kerja dan Kabupaten Parigi sebanyak 5.470 tenaga kerja.

"Kami terus melakukan pendataan dengan mengunjungi langsung ke perusahaan dan menghimbau kepada para peserta dan perusahaan yang terkena dampak akibat gempa dan tsunami Palu, Donggala dan Sigi, agar segera melaporkan diri kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu atau menghubungi nomor (0451) 481212 untuk mendapatkan pelayanan," katanya.

Termasuk peserta yang sudah kembali ke kampung halaman, agar mendapatkan layanan di kantor cabang BPJS Ketenagakerjaan yang terdekat dengan domisilinya.

"Kan banyak yang mungungsi ke beberapa daerah. Makassar salah satu tujuan utama pengungsi. Sebulan awal kita akan data. Terkait klaim kami unlimited biaya, sesuai apa yang kita sampaikan," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved