Ratusan WNI Melbourne, Australia Deklarasi Menangkan Prabowo-Sandi
panitia acara deklarasi Prabu 08 ini menyiapkan sekitar 100 lembar baju kaos. Acara degelar di Federation Square, Melbourne, Australia.
Penulis: Alfian | Editor: Thamzil Thahir
MELBOURNE, TRIBUN-TIMUR.COM — Peta dukungan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden di Indonesia, mulai melebar ke luar negeri.
Ratusan warga negara Indonesia (WNI) di Melbourne, negara bagian Victoria, Australia, Minggu (7/10/2018) waktu Indonesia, atau Sabtu (6/10/2018) mendeklarasikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto- Sandiaga Uno.
Acara yang mereka beri nama, Deklarasi Koalisi Rakyat Prabowo Sandi Untuk Indonesia yang Adil dan Makmur ini, digelar di Federation Square, pusat kota Melbourne, kota terbesar kedua di Australia.
“Inilah awal perjuangan kami untuk Indonesia,” kata Muhammad Edward, WNI yang sudah menetap di Melbourne, sejak satu setengah dekade terakhir, di laman fecebooknya.
Edward yang juga sering memberi ceramah dan dakwah di sejumlah masjid dan community group bagi WNI, diaspora, dan mahasiswa asal Indonesia ini, juga menunggah sejumlah foto dan video acara deklarasi yang tak jauh dari Stasiun Flinders, Melbourne itu.
Euis Y Wigena, wanita asal Cirebon, Jawa Barat, yang juga sudah menetap lama di Melbouerne, menyebutkan, panitia acara deklarasi Prabu 08 ini menyiapkan sekitar 100 lembar baju kaos.
“Semuanya ludes kurang dari sejam, artinya ada setiadaknya 150-an orang yang datang pagi tadi,” ujar Euis.
Baca: Unggul Survei SMRC, Direktorat Komunikasi Politik TKW Sulsel Minta Tim Jokowi-Maruf Tak Lengah
Undangan deklarasi itu disebarkan terbatas melalui akun media sosial dan grup instant chat, sejak Rabu (3/10/2018).
Dalam selebaran undangan pihak panitia yang digalang oleh WNI yang mayoritas sudah menjadi permanent resident atau penduduk tetap Victoria namun masih berpaspor Indonesia ini, juga meminta Melburnian untuk mengenakan dress code standard.
“Ibu-ibu: pakai Rok jeans / biru muda, kaos kembaran hitam dan kerudung cream, dan bapak-bapak mengenakan celana jeans / biru muda dan kaos kembaran,”
Tahap pemilihan di Luar Negeri kini memasuki masa sosialisasi pemilih.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) memilih kebijakan untuk pemungutan suara di luar negeri itu early voting atau pemilihan lebih awal. Dalam Dalam rangka pelaksanaan tahapan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 13 April 2019 di wilayah Victoria dan Tasmania, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2018, Tentang Penyusunan Daftar Pemilih Luar Negeri Dalam Penyelenggaraan Pemilu, PPLN Perwakilan RI Melbourne telah menetapkan Daftar Pemilih Sementara Luar Negeri (DPSLN) untuk wilayah Victoria dan Tasmania.
Tahapan yang sudah ilalui adalah Penetapan Daftar Pemilih Tetap Luar Negeri DPTLN pada 14 - 16 Agustus 2018.
Dalam kurun waktu sampai penetapan DPTLN tersebut, PPLN Perwakilan RI Melbourne menghimbau kepada WNI yang akan menggunakan hak pilihnya pada 13 April 2019 di Wilayah Victoria dan Tasmania agar dapat melakukan cek data melalui laman PPLN Perwakilan RI Melbourne PPLN atau melalui buku DPSLN yang ada di ruang tunggu layanan konsuler KJRI Melbourne, 72 Queens Road 3004.
Baca: Kenalkan Gamal Albinsaid Dokter & Motivator Jadi Jubir Prabowo Ganti Ratna Sarumpaet
Tak seperti di Indonesia, pemungutan suara pada 17 April 2019. Di luar negeri diberikan kesempatan pada 8-14 April 2019 tetapi penghitungannya tetap sama, 17 April 2019.