Gempa Palu Donggala
Perumnas Balaroa Palu Barat Seperti Kapal Karam, Tanah Seperti Ombak
Kondisi Perumnas Balaroa, di Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Kota Palu, Sulteng seperti kapal karam, Selasa (2/10/2018).
Penulis: Darul Amri Lobubun | Editor: Anita Kusuma Wardana
Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kondisi perumahan warga di Perumnas Balaroa, Kelurahan Balaroa, Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah ibarat kapal yang karam, Selasa (2/10/2018).
Bagaimana tidak, ratusan unit rumah di Perumnas tertua di Kota Palu ini hancur, seperti tenggelam masuk ke tanah sekitar lima sampai enam meter.
Warga yang tingga di Kampung Balaroa atas Perumnas Balaroa menyebutkan, Perumnas tersebut hancur seperti itu karena gempanya membentuk ombak.
"Gempanya itu seperti ombak di lautan baru membuat putaran di tengah. Hampir semua warga tidak ada yang selamat," kata seorang warga Kampung Balaroa.
Pantauan tribun-timur.com, mulai dari Kampung Balaroa atas ke Perumnas Balaroa, terlihat jelas bentukan ombak dan sebuah putaran seperti pusaran.
Bahkan jalanan dan beton dalam lokasi Perumans Balaroa, terlihat membentuk ombak, rumah-rumah beton seperti rata dengan tanah, dan rumah papan hancur.
Warga yang selamat mengumpulkan sisah-sisah pakaian, piring-piring atau perabotan rumah yang masih bisa untuk dipergunakan di kamp pengungsian.
Sementara itu, tim Basarnas gabungan, personel Kepolisian, Tentara bersama warga lain terus mengevakuasi korban meninggal dari reruntuhan rumah.
Kondisi seperti ini diperikiraka masih akan berlanjut dalam minggu ini, bahkan minggu depan. Karena tim evakuasi di Balaroa masih melakai alat seadanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/balaroa_20181002_143841.jpg)