Mahasiswa FKIP Unismuh Belajar di Universitas Ahmad Dahlan
rogram tersebut merupakan Hibah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).
Penulis: Hasrul | Editor: Nurul Adha Islamiah
TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR -Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar mengikuti program pertukaran pelajar di Universitas Ahmad Dahlan.
Tercatat ada 22 mahasiswa PGSD FKIP Unismuh Makassar yang mengikuti program pertukaran mahasiswa tersebut melalui Sistem Pembelajaran Daring (SPADA) Indonesia dan hari ini, Senin (1/11/2018) resmi dilepas pihak universitas.
Program tersebut merupakan Hibah dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). FKIP Unismuh menggandeng Universitas Ahmad Dahlan sebagai mitra untuk pelaksanakan program tersebut.
Dekan FKIP Unismuh, Erwin Akib PhD yang melepas 22 mahasiswa tersebut berharap mahasiswa yang mengikuti program tersebut dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan baik karena tidak semua mahasiswa terpilih.
"Tetap menjaga nama almamter dan harus lebih banyak memperoleh nilai manfaat dengan program pembelajaran yang tentu kulturnya berbeda," pesan Erwin Akib kepada mahasiswa saat pelepasan.
Sistem pembelajaran pada program pertukaran ini menggunakan sistem pembelajaran daring (dalam jaringan). Ini sebagai langkah penerapan teknologi dalam pembelajaran dan mahasiswa yang ikutpun tidak perlu khawatir dengan perkuliahan yang tidak diikuti di kampus (Unismuh) karena akan ada sistem transfer kredit dari kampus mitra (red UAD).
Pada kesempatan yang sama, Ketua Prodi PGSD FKIP Unismuh, Aliem Bahri SPd MPd mengakatan, 22 mahasiswa tersebut telah lolos tahap seleksi untuk mengikuti program ini. "Kami melakukan seleksi internal dulu dan kesemuanya adalah mahasiswa semester 5," ungkap Aliem.
Aliem juga menjelaskan program ini akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan, di UAD akan mengikuti satu mata kuliah (metodologi penelitian) secara tatap muka.
Setelah itu, mereka akan kembali lagi ke Unismuh namun tetap akan melanjutkan perkuliahan di UAD secara daring sampai selesai program semester sehingga yg memberi nilai adalah dosen di kampus mitra. (*)